CEO Virgin Atlantic, Shai Weiss menyatakan, selama 36 tahun beroperasi, maskapai tidak pernah menghadapi situasi seperti Covid-19 dimana hampir seluruh sektor mengalami kehilangan yang luar biasa besar.
Adapun, maskapai tengah mengatur ulang strategi untuk mempertahankan kelangsungan bisnis dengan mengurangi biaya operasional dan menumpuk uang tunai.
"Sangat krusial karena kita bisa mengembalikan keuntungan di tahun 2021. Ini berarti kita harus mengambil langkah untuk membentuk ulang Virgin Atlantic. Saya harap bukan itu masalahnya, tapi kami benar-benar harus mengurangi pekerja," kata Weiss, sebagaimana dikutip dari Forbes, Rabu (6/5/2020).
Selain itu, rute London Gatwick juga akan dipangkas. Maskapai hanya akan fokus melakukan operasional di rute-rute populer seperti London Heathrow dan Manchester. Adapun, sebagian saham maskapai rival British Airways ini dimiliki oleh miliarder Richard Banson dengan porsi kepemilikan mencapai 51 persen.