Sabtu, 18 Juli 2026

Suasana Haru, Unesa Sambut Kepulangan Mahasiswa dari Wuhan

Photo Author
Admin 1, Nawacita Post
- Senin, 17 Februari 2020 | 10:29 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Unesa Menyambut Kepulangan Mahasiswa dari Wuhan Suasana haru menyelimuti ruang VIP Terminal 1 Bandara Juanda (15/2). Puluhan orang tua dan keluarga warga jawa timur yang kembali dari Wuhan Tiongkok tampak hadir untuk menyambut kepulangan, termasuk di dalamnya orang tua dari mahasiswa Unesa.


Tangis dan senyuman seakan pecah saat satu per satu mahasiswa sampai dan disambut oleh peluk cium keluarga. Rasa gembira tak bisa ditutupi dari wajah Dirhan. Orang tua Diany Luciana Aisyah, salah satu mahasiswa. Penantiannya berakhir dan ia merasa lega bertemu dengan anak tercintanya. “rasanya lega, tentu juga sangat senang, karena selama ini kami menunggu kepastian apakah anak kami bisa pulang kembali dengan selamat,” akuinya.



Baca juga : Mahasiswa yang Studi di Wuhan, Jalani Kuliah Online dari Indonesia

Nuansa serupa juga dirasakan Lilis Triana, orang tua Nathania. Setelah sebelumnya hanya bisa memberi dukungan jarak jauh kini ia bisa bertemu langsung putri tercintanya. Bahkan, Lilis sudah merencanakan beberapa aktivitas bersama nathania. "Rencananya anaknya pengen ibadah langsung ke gereja dan minta untuk dibelikan makan makanan kesukaannya,” terangnya.


Durian, Juwet, dan Trauma Healing


Prof Nurhasan Rektor Unesa mengundang orang tua untuk menyambut langsung kedatangan mereka di Bandara Juanda. Sebelumnya, para mahasiswa yang mendapat beasiswa dari Central China Normal University Wuhan bersama warga Indonesia lain telah menjalani masa karantina selama dua minggu di Natuna dan dinyatakan sehat. "Kami secara langsung menyambut kedatangan mahasiswa yang telah menjalani masa karantina di Natuna selama dua minggu di Juanda untuk memastikan keadaan mereka baik-baik saja," jelasnya.



Baca juga : Terisolasi di Natuna, Mahasiswa Unesa Sulit Dihubungi

Nurhasan juga menjamin akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi mahasiswa Unesa. Sejumlah langkah telah disiapkan seperti Trauma Healing bagi para mahasiswa "Kami pastikan selalu memberikan support pada anak-anak setelah mereka pulang. Kami telah berdiskusi dan siapkan metode trauma healing dari para psikolog Unesa. Akan ada juga home visit ke rumah-rumah mahasiswa." tegasnya.


Terkait kelangsungkan pendidikan, Ia menjamin beasiswa sembilan mahasiswa bisa terus berlanjut. “kami yang akan bertanggung jawab penuh soal pendidikan anak-anak kita ini. Kita akan lanjutkan beasiswa mereka di Unesa sampai selesai," katanya



Baca juga : 12 Mahasiswa UNESA Terkurung di Wuhan China, Gubernur Khofifah Pastikan Sehat dan Aman

Beberapa dari mereka ada program studinya di sana yang belum selesai. Tetapi menurutnya, di era 4.0 ini semua itu bisa diatasi. Kuliah mereka nantinya bisa dilanjutkan via online.


Uniknya, Nurhasan memberikan sambutan khusus berupa sajian buah durian dan juwet (jamblang). Para mahasiswa tampak antusias menyantap. Menurutnya, durian dan juwet bermakna khusus.


“Durian dan juwet ini kan sangat identik dengan Indonesia. Jadi kami siapkan sebagai simbol bahwa anak-anak sudah pulang ke tanah air dengan sehat dan selamat,” Jelasnya. Nurhasan mengatakan dalam waktu dekat akan mengadakan pertemuan secara langsung dengan orang tua mahasiswa di rumah Rektor Unesa untuk silahturahmi.(*)

Editor: Admin 1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini