Sihar membawakan sosialisasi ini dengan gaya yang millenial. Dengan setelan kemeja kotak-kotak dan celana berbahan jeans Sihar tampak lebih millenial biasanya.
"Hallo guys," ujar Sihar menyapa para siswa dan mahasiswa yang hadir.
Hal ini sontak membuat mahasiswa dan siswa membalas sapaan Sihar dengan riang. Selama memaparkan materi, para peserta tampak serius mendengarkan Sihar.
Baca Juga: Polres Nias: Kasus Ijazah Palsu HJH Berstatus SP3 Sejak 2018
Sihar mengatakan pentingnya sosialisasi ini untuk menangkal masuknya radikalisme sekaligus meningkatkan rasa nasionalisme peserta yang hadir.
"Kita harus perkuat yang empat ini menangkal pengaruh luar seperti radikalisme," ujar Sihar.
Sihar juga menyebutkan salah satu penyebab mudahnya pengaruh radikalisme masuk adanya rasa terpinggirkan daerah tertentu sehingga menyebabkan fanatisme terhadap daerahnya. Sihar mengibaratkan hal ini seperti pertandingan antara PSMS dan Persija atau Persib.
"Kalau dulu ketika PSMS bertanding dengan Persija seringnya euforianya lebih tinggi, bilangnya anak daerah gak boleh ketinggalan sama anak kota," ujar Sihar.
Rektor Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan, Drs. Muhammad Arifin Lubis, M.Pd mengapresiasi kehadiran Sihar Sitorus di kampusnya. Ia berharap kehadiran Sihar mampu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di UGN.
"Terimakasih atas kehadiran Bapak Doktor Sihar Sitorus, kami bangga bapak mau menyempatkan waktunya hadir di kampus kami," ujar Arifin.
Alexsius Telaumbanua