Kamis, 4 Juni 2026

SPN dan GPN Berencana Laksanakan Deklarasi

Photo Author
Admin 1, Nawacita Post
- Kamis, 6 Februari 2020 | 22:24 WIB
Bandar Lampung, NAWACITA - tepat pada hari sabtu tanggal 29/02/2020 mendatang DPP Sinar Pelita Negeri (SPN) dan Gema Pelita Negeri (GPN) akan menyelenggarakan Deklarasi di Jakarta, dengan mengikutsertakan sejumlah calon pengurus DPD dari setiap daerah.

Berdasarkan relese yang disampaikan oleh ketua DPD SPN dan GPN, Salatieli Daeli, SH saat dijumpai di ruang kerjanya (06/20) di Jalan Kartini Bandar Lampung, mengatakan bahwa di Provinsi Lampung telah memiliki pengurus SPN dan siap untuk mengikuti deklarasi di Jakarta.
Baca Juga: DPW Alfi Gelar Konferensi Nasional ke VI

Untuk Provinsi Lampung, telah disusun struktur Pengurus DPD SPN Provinsi Lampung untuk pertama kalinya: Penasehat: Darwin Pangaribuan; Ketua: Salatieli Daeli; Wakil Ketua: Herman J. Tambayong; Sekretaris: Yuce Hengki Sadok; Wakil Sekretaris: Yohanes Cahya Ginting; Bendahara: Sokhifao Gea, papa Salatieli.

SPN ini berbentuk Perkumpulan, sedangkan GPN berbentuk Yayasan. SPN dan GPN bersaudara kembar bahkan mungkin saudara kembar Siam.

Ketua DPD SPN Provinsi Lampusng menjelaskan bahwa SPN dan GPN adalah kumpulan orang, bukan kumpulan modal, sehingga kita tidak dapat memberikan modal kepada orang. Kalau kita punya banyak modal, maka kita akan mendirikan PT (Perseroan Terbatas) atau perusahaan lain yang mengejar untung. Tetapi, kita hanyalah kumpulan orang yang mempunyai hati untuk berbuat sesuatu yang baik bagi masyarakat dan tentu bagi kita sendiri.

SPN berorientasi kepada kata pelatihan. Di sini kita memanfaatkan program-program pemerintah yang ada di kementerian-kementerian di mana kita berperan sebagai mediator yang mempertemukan pemerintah dengan masyarakat. Kita berusaha dengan pemerintah dan berbagai pihak untuk menyelenggarakan berbagai pelatihan terhadap masyarakat di grass-root. Pelatihan ini ada yang langsung berhubungan dengan ekonomi rumah tangga berupa pelatihan untuk UMKM, dll.

Banyak pelatihan yang langsung maupun tidak langsung berpengaruh kepada ekonomi rumah tangga termasuk seperti pelatihan kuliner. Di bidang kesehatan bisa kita lakukan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat seperti masalah kebersihan, MCK, gizi, dll. Pada dasarnya banyak program pemerintah yang dibiayai APBN yang perlu sampai ke grassroot. Sementara grassroot sering tidak tahu apa yang dapat mereka peroleh.
Baca Juga: Walikota Bandar Lampung Resmikan Kantor Kelurahan Kota Karang Raya

Kalau di tingkat menengah dan atas, mereka lebih tahu mencari dan meminta yang merupakan program pemerintah, tapi tidak demikian di tingkat bawah. Dalam ruang celah seperti inilah SPN hadir di tengah-tengah masyarakat seperti pelita kecil yang berusaha menerangi masyarakat luas dan mencerdaskan masyarakat yang pada akhirnya meningkatkan ekonomi rumah tangga melalui pelatihan-pelatihan tadi.

SPN bukanlah ormas dan bukan juga "LSM" yang sebagian dikenal orang, tetapi kita justru menjadi mitra bagi pemerintah dan masyarakat. Lewat kegiatan pelatihan ini, maka SPN berusaha menjadi pelita kecil yang menerangi masyarakat dan mencerdaskan bangsa.

GPN berorientasi kepada pendidikan langsung melalui PAUD, PKBM, Sekolah Khusus, dll. PAUD dan PKBM merupakan program pemerintah yang dibiayai dengan APBN. PAUD dan PKBM dapat berdiri dengan dinaungi oleh sebuah Yayasan di bidang pendidikan, sehingga GPN ini dapat digunakan untuk memenuhi syarat mendirikan PAUD dan PKBM.

PKBM merupakan pendidikan untuk program Paket A, Paket B, dan Paket C, sehingga anak-anak atau orang dewasa yang ingin maju ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dapat dicapai melalui PKBM. Sedang pendidikan khusus ini bisa di bidang pertanian, bidang IT, sekolah kepandaian putri, dll. Untuk ini kita akan mengusahakan dana dari donatur-donatur melalui berbagai usaha yang tidak mengikat.

Lewat berbagai pendidikan ini, maka GPN berusaha menjadi pelita kecil yang menerangi masyarakat dan mencerdaskan bangsa, tutup Salatieli Daeli.

Ashari Hermansyah

Editor: Admin 1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini