"Saya belum memastikan maju atau tidak, satu, karena saya sudah tua. Saat ini kita melakukan komunikasi dengan partai politik, melakukan survei untuk kita menentukan maju atau tidak. Kalau partai tidak mendukung, survei jelek bagaimana mau maju."Jelas Jarot dalam wawancaranya selepas mengikuti interview yang dilakukan DPW PAN Kalbar di Kantor Jl. Mereka Pontianak 4/2/2020.
Baca Juga: Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto, Diduga Gelapkan Dana Setengah Triliun
Supaya dirinya yakin ada atau tidak dukungan, Jarot menjelaskan bahwa dalam waktu dekat ini akan dilakukan survei, "Minggu depan saya akan melakukan survei pakai Lembaga Pol Treking dan Hanta Yuda. Disitulah nanti akan kelihatan apakah masyarakat benar-benar mendukung atau tidak, bukan hanya omongan di warung kopi saja." Jelasnya.
Kalau dirinya masih dipercaya memimpin Sintang, Jarot menjelaskan ia tetap akan melaksanakan program-program unggulan Sintang, yaitu membangun Sintang dari pinggiran. Begitu pula kalau seandainya orang lain, ia akan merekomendasikan program yang sama, "Program unggulan Sintang itu membangun Sintang dari pinggiran, Kampung-Kampung jauh tu mesti di bangun." Tegasnya.
Baca Juga: H. Baiduri Komit Membangun Kapuas Hulu Menjadi Lebih Baik
Semenjak ia memimpin Sintang, banyak kemajuan yang sudah dicapai, angka kemiskinan turun satu digit, ketimpangan antara pedalaman dan kota sudah tipis, terbaik di Kalbar, di bawah rata-rata angka nasional, jelas nya lebih lanjut.
Ditempat yang sama Ketua DPD Partai Amanat Nasional Kab. Sintang Anton Isdianto menjelaskan, kandidat yang mendaftar di Partai Amanat Nasional Sintang sebanyak 12 balon, 9 mengembalikan formulir, dan yang mengikuti interviu di DPW 8 orang.(abr)