Kamis, 4 Juni 2026

Kakek Penderita Tuna Rungu ditabrak Kereta Api

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Kamis, 11 Juli 2019 | 17:50 WIB
Pasuruan, NAWACITA- Seorang petani yang menderita tuna rungu di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), tewas ditabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu. Korban diduga karena tak mendengar saat kereta akan melintas.

Korban, Jamil (61), sedang mengendarai motor ketika melewati jalur perlintasan kereta. Kakek asal Desa Pandean, Kecamatan Rembang ini baru berangkat dari rumahnya untuk mencari rumput hewan kurban.

"Kami sudah teriak memperingati kalau kereta mau lewat. Tapi korban tetap melintas," kata saksi, Syahroni kepada wartawan di TKP kecelakaan, Desa Masangan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jatim, Kamis (11/7).

Saksi lainnya, Syarifudin mengatakan, tubuh korban terpental puluhan meter bersama dengan motornya. Menurutnya, kakek tersebut langsung meninggal di tempat setelah tertabrak Kereta Api Ranggajati yang melaju dari arah barat.

"Korban Jamil memang mengalami tuna rungu. Apalagi dia pakai helm, jadi semakin susah mendengar ketika kami peringatkan," ujar dia.

Jasad korban mengalami luka-luka parah di bagian kepala. Saat ini petugas kepolisian sudah mengevakuasi jenazah Jamil ke RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan untuk dilakukan visum. Kasus kecelakaan ini kini ditangani Polres Pasuruan.

 

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini