Senin, 22 Juni 2026

Tekanan Global Sedikit Mereda, Menkeu Prediksi Rupiah Menguat

Photo Author
Tim Redaksi, Nawacita Post
- Sabtu, 22 Juni 2019 | 09:33 WIB
Jakarta, NAWACITA - Munculnya spekulasi kemungkinan penurunan Fed Fund Rate (FFR) memberikan indikasi bahwa ekonomi AS mulai melemah. Hal itu dinilai turut mengurangi tekanan terhadap rupiah.

"Pada bulan Juni 2019, sebagian pelaku pasar melihat kemungkinan penurunan suku bunga The Fed guna mendorong ekonomi AS. Hal ini berimplikasi pada meningkatnya aliran modal ke pasar negara berkembang dan mendorong penguatan nilai tukar di EM," ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta, Jumat 21/6/2019, dikutip Sindonews.com, kemarin.

Berdasarkan data asumsi dasar ekonomi makro tahun 2020, diprediksi bahwa nilai tukar rupiah akan berada pada posisi Rp14.000-15.000,00 per USD.

"Adanya penurunan potensi kenaikan FFR di tahun 2019 bahkan spekulasi penurunan suku bunga the Fed, mendorong kecenderungan investor untuk berinvestasi di luar pasar AS guna mendapatkan yield yang lebih tinggi," lanjut Srimulyani sesuai dikutip Sindonews.com

Sri juga berharap akan ada kesepakatan antara Presiden Donald Trump dengan Presiden Xi Jinping di KTT G20 minggu depan sehingga dampak perang dagang bisa mereda.

Di bagian lain, indeks komposit pasar saham global (MSCI Index) masih menunjukkan peningkatan dari awal 2019, menunjukkan minat yang masih besar dari investor pada pasar saham.
(ANT)

Editor: Tim Redaksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini