"Semua peserta menggunakan wastra dari seluruh Kabupaten/ Kota se-Provinsi Banten termasuk kain tenun dan batik," katanya.
Selanjutnya, Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten itu juga berharap kegiatan Pergelaran Wastra Banten itu dapat dikenalkan kepada generasi muda. Lantaran wastra saat ini dapat dikemas dengan gaya modern
"Harapannya bahwa kita bisa menggunakan wastra itu tidak harus tampil secara tradisional, tetapi juga bisa dikemas dengan gaya modern oleh generasi Z atau milenial," imbuhnya.
Di tempat yang sama, salah satu anggota DWP Dinas Pertanian Provinsi Banten Neny Kurniyawati, menuturkan Senam Kreasi Wastra Banten sangat luar biasa. Terlebih hal itu dapat menjadi kegiatan untuk mengenalkan wastra yang ada di seluruh Provinsi Banten
"Ini kan senamnya dalam rangka pergelaran Wastra Banten, jadi senamnya agak beda. Ada yang menggunakan kostum kreasi dari tenun, batik Banten hingga batik Baduy yang dikreasikan sebagai selendang dan lainnya," tuturnya.
"Seru banget dan ini para peserta sangat kreatif sekali," pungkasnya.
Sebagai informasi, Pemprov Banten bersama Dekranasda Provinsi Banten, TP PKK Provinsi Banten dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten menyelenggarakan Pergelaran Wastra Banten yang meliputi rangkaian kegiatan fashion show wastra Banten, lomba karya wastra yang dibuka untuk umum.
Selanjutnya, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan workshop batik dan tenun Banten, lomba kreasi pangan lokal, gebyar UMKM binaan TP PKK dan DWP Provinsi Banten, pemeriksaan kesehatan serta Bazaar pangan murah.(**)