NAWACITAPOST.COM - PP Muhammadiyah telah mengumumkan jadwal awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah untuk tahun 1446 H/2025 M. Penetapan ini berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang dirumuskan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
KHGT menggantikan metode hisab hakiki wujudul hilal yang sebelumnya digunakan dalam menentukan awal bulan hijriah. Dalam KHGT, ijtimak akhir bulan Syakban 1446 H terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, pukul 00:44:38 GMT.
Dengan data ini, awal Ramadan 1446 H ditetapkan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Penentuan ini juga mempertimbangkan kawasan imkanu rukyat yang berada di Kota Ais, Yaman, dengan posisi hilal pada T 05° 42' 57" dan E 08° 00' 22".
Baca Juga: Daftar Jenis Pelanggaran dan Besaran Poin dalam Sistem Tilang Poin Korlantas Polri
Waktu New Zealand mencatat ijtimak ini terjadi pada pukul 12:44:38 NZST, sementara fajar menyusul pada pukul 04:36:39 NZST. Puasa Ramadan menurut kalender Muhammadiyah akan berlangsung selama 29 hari, sehingga Idul Fitri atau 1 Syawal 1446 H jatuh pada Minggu, 30 Maret 2025.
Data astronomis menunjukkan ijtimak akhir bulan Ramadan terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025, pukul 10:57:38 GMT. Di kawasan Kota Shamattawa, Manitoba, Kanada, posisi hilal tercatat pada T 06° 03' 50" dan E 08° 18' 04". Dengan perhitungan ini, awal Syawal jatuh pada Ahad, 30 Maret 2025.
Selain itu, awal Zulhijah 1446 H ditetapkan pada Rabu, 28 Mei 2025. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha atau 10 Zulhijah jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025. Bagi umat Islam yang akan melaksanakan puasa Arafah, waktu pelaksanaannya adalah Kamis, 5 Juni 2025.
Berikut adalah jadwal penting awal bulan hijriah menurut KHGT yang dirilis PP Muhammadiyah:
1 Ramadan 1446 H: Sabtu, 1 Maret 2025
1 Syawal 1446 H (Hari Raya Idul Fitri): Minggu, 30 Maret 2025
1 Zulhijah 1446 H: Rabu, 28 Mei 2025
9 Zulhijah 1446 H (Hari Arafah): Kamis, 5 Juni 2025
10 Zulhijah 1446 H (Hari Raya Idul Adha): Jumat, 6 Juni 2025