NAWACITAPOST.COM - Pusat perbelanjaan di Jakarta pernah menjadi pusat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat perkotaan. Namun, dampak dari pandemi Covid-19, disertai perubahan kebiasaan belanja ke platform daring, telah memukul keras sektor ini.
Mal yang dulu ramai pengunjung kini terlihat sepi, menghadapi tantangan besar untuk tetap bertahan di tengah perubahan gaya hidup masyarakat. Beberapa pusat perbelanjaan di Jakarta yang dulunya menjadi ikon aktivitas warga kini bak bangunan tak bernyawa.
Great Western Grand Serpong, misalnya, meskipun berada di lokasi strategis dekat tol Tangerang, kini lebih menyerupai gedung mati yang kehilangan kemilau masa jayanya. Kondisi serupa juga dialami Mal Blok M, yang meski berada di bawah terminal bus di kawasan Melawai, tampak kehilangan daya tariknya bagi generasi muda.
Transformasi ini menjadi tantangan besar bagi para pengelola mal untuk mencari strategi baru agar dapat menarik pengunjung kembali. Apakah mal-mal ini dapat bangkit kembali, atau akan menjadi monumen masa lalu yang tertinggal oleh zaman? Hanya waktu yang dapat menjawab.
Baca Juga: Agung Laksono Lantik Jajaran Pengurus PMI Baru, Ada Ali Mochtar Ngabalin!
Berikut ini merupakan daftar mal yang mulai ditinggalkan pengunjungnya dan sepi bak kuburan.
1. Great Western Grand Serpong
Great Western Grand Serpong, yang terletak dekat exit tol Tangerang, pernah menjadi pusat belanja yang menyatu dengan apartemen. Namun, kini bangunan ini tampak seperti gedung mati tanpa kehidupan. Meskipun memiliki akses strategis dengan putar arah sendiri, mal ini tak mampu menarik perhatian pengunjung dan tak pernah mencapai masa kejayaannya.
2. Mal Blok M
Berada di kawasan strategis Jalan Melawai, Kebayoran Baru, Mal Blok M dulunya dikenal sebagai tempat nongkrong favorit muda-mudi. Sayangnya, meski berada di bawah terminal bus yang ramai, mal ini kini semakin sepi pengunjung. Konsep menarik yang ditawarkan tampaknya belum cukup untuk mengembalikan masa kejayaannya.
3. Mal Grand Paragon
Mal Grand Paragon yang terletak di Jalan Gajah Mada, dekat Halte Transjakarta Mangga Besar, juga mengalami nasib serupa. Insiden kebakaran pada 2017 meninggalkan dampak besar, menjadikannya mal yang lengang meskipun lokasinya berada di pusat kota.
4. Mal Ratu Plaza
Mal Ratu Plaza memiliki akses yang mudah berkat lokasinya dekat Stasiun MRT Istora Mandiri. Namun, sejak 2020, mal dengan lima lantai utama ini semakin terlihat seperti bangunan kosong. Sepinya pengunjung membuat suasana di mal ini tampak suram.
Baca Juga: Mas Pram Sambut Relawan GERAK: Bersama Mewujudkan Jakarta Lebih Baik
5. Plaza Semanggi