nasional

Viral Warga Bener Meriah Kompak Bangun Jalan Rusak Pasca Bencana Banjir

Sabtu, 19 September 2026 | 19:41 WIB
Menyoroti aksi warga Bener Meriah, Aceh yang patungan secara swadaya untuk memperbaiki jalan yang rusak usai terdampak bencana. (Instagram.com/@etnisgayo)

NAWACITAPOST.COM — Berita mengenai aksi heroik warga Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, dalam memperbaiki jalan rusak secara swadaya di area Jembatan Wih Kanis kini mendadak hangat diperbincangkan publik dan viral di media sosial.

Aksi gotong royong ini dipicu oleh keprihatinan atas rusaknya infrastruktur usai Bener Meriah dilanda bencana banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025 lalu, dengan eskalasi dampak meluas yang bertahan hingga awal Januari 2026.
 
Tak ingin melarutkan diri dalam lumpur keterpurukan, ratusan warga dari berbagai elemen akhirnya memutuskan turun tangan untuk memulihkan akses vital yang menghubungkan 14 desa di Kecamatan Mesidah tersebut.
 
Baca Juga: Sapu Bersih Rokok Ilegal, Menkeu Suahasil Nazara Perketat Pengawasan Bea Cukai

Salah satu inisiator perbaikan jalan di lokasi, Fajar menyebut gotong royong dilakukan di ruas jalan perbatasan Kampung Bintang Musara dan Kampung Cemparam Lama yang sebelumnya rusak parah.

"Jalan ini adalah akses utama masyarakat menuju 14 desa di Kecamatan Mesidah," kata Fajar dalam keterangannya, pada Sabtu, 19 September 2026.

"Belakangan akibat jalan rusak parah mulai sering terjadi kecelakaan," sambungnya.

Fajar mengungkapkan, lebih dari 500 warga turut andil bergotong royong memperbaiki jalan.
 
Baca Juga: Komitmen Wali Kota Bekasi dan DLH Responsif Tuntaskan Sampah Kayuringin Jaya
 
Selain menguras keringat bersama, semangat solidaritas warga juga berhasil mengumpulkan dana donasi hingga Rp80 juta untuk mendukung perbaikan jalan.

"Dana yang terkumpul kami pergunakan untuk membiayai pembelian material, operasional serta sewa alat berat," beber Fajar.

"Selain itu, Pemkab juga menyediakan 1 unit compact untuk pemadatan serta 3 truk pasir dan 3 truk koral," tambahnya.

Adapun ruas jalan yang diperbaiki memiliki panjang sekitar 72 meter dan lebar 4 meter, dengan perbaikan dilakukan menggunakan konstruksi rabat beton agar tahan lama.
 
Baca Juga: Marak Dugaan Kasus Keracunan MBG Basi, Ribuan Dapur Pelayanan Resmi Disetop

Sebagai upaya mempermudah gotong royong, warga mengungkapkan akses jalan ditutup sementara.
 
Sejauh ini, jalan tersebut sudah dapat dilalui kendaraan roda 2, namun kendaraan roda 4 hingga roda 6 masih belum diizinkan melintas demi memastikan kualitas beton mengering sempurna.

Selama penutupan, warga yang akan melintas ke Kecamatan Mesidah dapat menggunakan rute alternatif Kanis, Kecamatan Bandar, hingga Arul Putih.

Gerakan ini juga menyatukan warga dari lintas wilayah. Masyarakat yang mengikuti gotong royong berasal dari sejumlah kecamatan, di antaranya Bandar, Bener Kelipah, dan Syiah Utama.
 
Sebagian besar massa didominasi oleh petani kopi, mengingat Kecamatan Mesidah merupakan salah satu sentra penghasil kopi Arabika utama di Kabupaten Bener Meriah.

Tags

Terkini