nasional

MUI: Semua Produk Israel Haram Dibeli!

Kamis, 7 Maret 2024 | 11:05 WIB
Boikot Produk dan Perusahaan Israel

NAWACITAPOST.COM - Seruan boikot terhadap kurma yang berasal dari Israel kembali menggema jelang Ramadan. Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menegaskan bahwa semua produk yang berasal dari Israel atau perusahaan yang mendukung Israel hukumnya haram untuk dibeli.

"Semua barang-barang yang dijual atau yang diproduksi dari Israel, atau perusahaan yang mendukung Israel, itu haram hukumnya bagi kita untuk membeli," kata Anwar Abbas, dikutip Kamis (7/3/2024).

Menurut Anwar Abbas, boikot terhadap produk-produk Israel merupakan bentuk protes terhadap tindakan biadab Israel terhadap Palestina. Ia mengecam tindakan Israel yang dianggap tidak menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keadilan.

Baca Juga: KPU Siap Hadapi Sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi

"Jadi misalnya kita membeli produk Israel berarti kita membeli produk-produk orang yang berperilaku biadab. Jadi kalau beli orang yang biadab berarti kita sama aja artinya mendukung tindakan biadab yang dilakukan oleh Israel," ujarnya.

Anwar Abbas juga menyarankan agar pemerintah memblokir produk-produk Israel. Namun, ia juga menyadari bahwa tidak semua produk bisa diblokir, terutama produk-produk yang memiliki urgensi tinggi seperti alat dan material.

Untuk produk makanan bisa diganti dengan produk lokal atau dari negara lain yang lebih mendukung keadilan.

Baca Juga: Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Saat Puasa

"Kalau masalah makanan itu jelas kita bisa ganti. Kalau misal ada restoran Israel, masuk aja ke restoran Padang, kalau kurma ganti aja dari Arab," katanya.

Di sisi lain, Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi menyatakan bahwa seruan boikot terhadap kurma Israel adalah bentuk solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina. Ashabul mengatakan bahwa selama seruan tersebut tidak diiringi dengan tindakan anarkis, seperti menyerang atau memaksa toko tutup, maka hal tersebut tidak menjadi masalah.

"Kalau sekadar ajakan tidak membeli produk tertentu, saya pikir itu wajar saja. Sama seperti ajakan menggunakan produk dalam negeri," tambahnya.

Tags

Terkini