nasional

Silent Operation: Tim Ganjar-Mahfud Gali Indikasi Kecurangan Pemilu 2024

Senin, 19 Februari 2024 | 21:44 WIB
Ganjar-Mahfud

NAWACITAPOST.COM - Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud Md, menghadiri rapat tertutup dengan pimpinan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud di Gedung High End, Jakarta Pusat pada Senin (19/2/2024) siang.

Mahfud tidak banyak bicara ketika diminta keterangan oleh awak media yang sudah menunggu, usai rapat. Dia hanya mengatakan, rapat membahas ihwal pembentukan tim untuk perkara pemilu.

"Nanti akan dijelaskan. Pembentukan tim hukum untuk yang memperkarakan pemilu," ujar Mahfud.

Baca Juga: Sederet Destinasi Wisata yang Pernah Diposting Instagram Pribadi Prabowo, Kamu Sudah Pernah Kesini Belum?

Sementara itu, Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud Benny Rhamdani mengungkapkan pihaknya membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan pelanggaran Pemilu 2024. Menurutnya, Pemilu 2024 merupakan kejahatan demokrasi yang paling najis pasca-reformasi.

Benny menjelaskan, tim khusus ini merupakan bentuk perlawanan atas dugaan kecurangan Pemilu 2024. Oleh sebab itu, mereka akan mencari fakta-fakta hukum untuk diperkarakan nantinya.

"Ini kejahatan demokrasi yang tidak bisa ditolerir dari sudut pandang apapun oleh siapapun. Ini Kejahatan yang tidak bisa diterima oleh akal sehat," jelas.

Baca Juga: Terjaga keasriannya, Cantiknya Wisata Air Terjun Damar Wulan di Jember, Hidden Paradise Yang Wajib Banget Dikunjungi

Tim yang dikenal sebagai Tim Pembela Demokrasi dan Keadilan Ganjar-Mahfud ini, nantinya akan bekerja secara diam-diam atau "silent" dalam menemukan bukti terhadap indikasi kecurangan yang diduga terstruktur, sistematis, dan masif.

Sekretaris TPN Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa pembentukan tim ini atas arahan para pimpinan partai pendukung Ganjar-Mahfud. Tim ini akan dipimpin oleh Todung Mulya Lubis dan Henry Yosodiningrat, serta diisi oleh para pakar yang berkompeten di bidangnya.

"Kerja tim hukum yang kami sebut sebagai Tim Pembela Demokrasi dan Keadilan Ganjar-Mahfud ini lebih bersifat silent," kata Haso.

Baca Juga: Duta Besar Inggris Dominic Jermey Sampaikan Ucapan Selamat kepada Prabowo Subianto atas Kemenangan Pilpres 2024

Hasto mengapresiasi keterlibatan para pakar yang bergabung dalam tim ini. Hal itu sebagai sumbangsih yang berharga dalam persiapan litigasi ke Mahkamah Konstitusi (MK). Para pakar diharapkan dapat membantu dalam mengukur perilaku dari aspek keterlibatan kekuasaan yang dapat merugikan proses demokrasi.

Meskipun demikian, Hasto meminta agar publik bersabar menunggu hasil kerja dari tim khusus tersebut. Dia juga menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari daerah-daerah yang siap menjadi saksi dalam proses gugatan sengketa pemilu di MK.

Halaman:

Tags

Terkini