nasional

Protes Kecurangan Pemilu 2024, Aktivis Serukan "Lawan Pemilu Curang"

Senin, 19 Februari 2024 | 16:44 WIB
Hasil perhitungan Pilpres 2024. (KPU)

Neti Hernawati, aktivis 98 dan mantan Ketua Teater Tonggak LSMI HMI Cabang Ciputat, menekankan pentingnya mengawal penyelenggaraan pemilu yang jujur dan transparan. Ia juga mendesak untuk menghentikan penggunaan aplikasi Sirekap yang dianggap menyesatkan.

Baca Juga: FX Rudy Blak-blakan Ungkap Penyebab PDIP Masih Unggul tapi Ganjar-Mahfud Anjlok

Dinda Syariyuniska, akademisi dan aktivis perempuan dalam pergerakan 98, mengajak seluruh civitas akademika untuk lebih tajam menyoroti kecurangan dalam pemilu 2024. "Sebagai kaum intelektual harus lebih tegas atau akan kembali dibungkam seperti era orde baru dulu," katanya.

Lamadi De Lamato, aktivis asal Papua, mengingatkan para aktivis untuk tidak hanya memikirkan kepentingan sesaat yang dapat merugikan bangsa. "Hanya karena mencari 'aman', jangan sampai kekritisan hilang. Kekuasaan harus tetap dikontrol," ujarnya.

Yudi Ali Akbar, mantan Ketua Umum HMI cabang Ciputat, menyatakan penolakan terhadap hasil penghitungan suara yang dinilai tidak sesuai dengan yang tertera pada Situng di KPU. Ia mendesak untuk melakukan penghitungan ulang secara terbuka dan transparan.

Baca Juga: Deretan Film Pilihan Bioskop Online untuk Meriahkan Imlek, Valentine, dan Pemilu 2024

Mereka semua sepakat bahwa kecurangan dalam pemilu 2024 tidak boleh dibiarkan. Kecurangan tersebut akan membuat hilangnya kepercayaan dan dukungan masyarakat terhadap pemerintahan yang terbentuk.

Halaman:

Tags

Terkini