NAWACITAPOST.COM - Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, menyulut perdebatan politik dengan komentarnya yang menohok terkait partai yang tidak mendukungnya dan Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024. Dalam acara 'Tabrak Prof' di Koat Kopi, Depok, Sleman, Senin (5/2/2024), Mahfud MD secara terbuka menyebut bahwa ada pimpinan partai yang dikendalikan seperti bebek.
"Tapi mari saudara lihat, partai yang bukan mengusung kami, bukankah pimpinan partainya juga sama seperti bebek-bebek dikendalikan, lho. Iya kan," kata Mahfud, dikutip Rabu (7/2/2024).
Eks Menko Polhukam itu kemudian memuji parpol yang mendukungnya, menyebutnya sebagai partai yang gagah. "Partai yang ngusung kami ini gagah, ayo calon presiden maju-maju, tapi yang lain seperti bebek dipegang lehernya. Iya nggak," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mahfud juga menegaskan bahwa dirinya bukanlah petugas partai, melainkan petugas konstitusi yang diusung oleh partai. "Saudara, tidak ada petugas partai, kami ini adalah petugas konstitusi yang diusung oleh partai. Itulah sebabnya kampanye-kampanye kami tidak terikat oleh arahan partai," tegasnya.
Dia menambahkan bahwa kampanye Ganjar-Mahfud didasarkan pada fakta dan akan menyelesaikannya dengan mekanisme yang tersedia, terutama dalam penegakan hukum. Namun, menurut Mahfud, pemimpin partai politik yang tidak mendukung Ganjar-Mahfud dapat dikendalikan seperti bebek.
Merespons komentar Mahfud, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) dan Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Yusril Ihza Mahendra, memilih untuk tidak menanggapi secara langsung. Namun, dia menyatakan bahwa sindiran Mahfud itu adalah bagian dari kebebasan berbicara di negeri ini. Karena itu, pendapat Mahfud harus dihormati sebagai bagian dari freedom of speech.
"Saya menganggapnya sebagai bagian dari freedom of speechs. Kita hormati pendapat beliau," ucapnya.