NAWACITAPOST.COM - Indonesia, sebagai negara yang terletak di Ring of Fire, memiliki potensi bencana alam yang tinggi.
Dalam tiga tahun terakhir, yakni 2021, 2022, dan 2023, Provinsi Jawa Barat menduduki peringkat pertama dalam hal jumlah bencana.
Informasi ini diungkapkan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, pada Senin, 15 Januari 2024.
Baca Juga: 5 Spot Terbaik untuk Melihat Lumba-lumba, Nomor Dua dan Tiga Tak Jauh dari Jakarta
Kabupaten-kabupaten yang paling sering mengalami bencana alam di Provinsi Jawa Barat adalah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bandung. Menurut Suharyanto, kedua kabupaten ini tidak hanya memiliki jumlah penduduk yang besar, tetapi juga memiliki kondisi alam luar biasa.
Kabupaten Bogor, misalnya, memiliki curah hujan tinggi dan berada di daerah pegunungan, faktor-faktor ini membuatnya rentan terhadap bencana alam. Dengan 268 kejadian bencana, Kabupaten Bogor menjadi wilayah setingkat kabupaten/kota paling sering terdampak.
"Di Jawa Barat yang tertinggi yaitu Bogor," kata Suharyanton, Senin (15/1/2024).
Baca Juga: Niat Puasa Ganti Ramadan, Perhatikan Tata Caranya yang Benar!
Menurut Letjen TNI Suharyanto, pada tahun 2023, lima provinsi dengan jumlah bencana paling tinggi di Indonesia adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Timur.
Data BNPB mencatat bahwa Jawa Barat menjadi provinsi dengan bencana paling banyak, tercatat sebanyak 753 kejadian bencana.
Sementara itu, Jawa Tengah mencatat 580 kejadian bencana, Kalimantan Selatan 490 kejadian, Sulawesi Selatan 267 kejadian, dan Kalimantan Timur 252 kejadian.
Baca Juga: Dinilai Suburkan Nepotisme, Jokowi dan Gibran Digugat ke PTUN Jakarta
Faktor seperti jumlah penduduk yang tinggi dan situasi alam yang unik memainkan peran penting dalam menentukan tingkat kejadian bencana di setiap provinsi.
Daerah lain yang signifikan dalam hal kejadian bencana antara lain Banjar 79 kejadian, Kota Banjarbaru 77 kejadian, Tanah Laut 73 kejadian, dan Sukabumi 61 kejadian.