“Penghargaan itu bukan tujuan. Tapi saya anggap sebagai pengingat. Bahwa hadir saat yang lain mundur, itu juga bentuk kepemimpinan,” kata Ricky.
Baca Juga: Iran Gantung Tiga Tersangka Agen Mossad, 700 Orang Ditahan usai Perang dengan Israel
Kini, di usianya yang masih produktif, Ricky Surya Prakasa terus bergerak membawa semangat damai lewat gerakan budaya dan kolaborasi lintas batas. Baginya, pemulihan dunia tidak hanya soal kesehatan dan ekonomi, tapi juga soal batin manusia yang rindu kedamaian.
Dan dari pelataran Candi Borobudur, ia menunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari satu langkah kecil—yang dilakukan dengan niat besar. "Lewat Borobudur Peace & Prosperity Festival, kami mengajak untuk merayakan kemanusiaan dalam harmoni dan keberagaman dari warisan budaya menuju masa depan bersama," tandasnya.