nasional

Jangan Mudik di Tanggal Ini, Bakal Macet Parah!  

Jumat, 14 Maret 2025 | 15:45 WIB
Ilustrasi kepadatan lalu lintas saat perjalanan mudik Lebaran. (X)

NAWACITAPOST.COM - Arus mudik Lebaran 2025 semakin dekat. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas untuk memastikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Persiapan ini mencakup pemantauan kondisi jalan, pengaturan arus kendaraan, serta penyesuaian layanan transportasi guna mengantisipasi lonjakan pemudik selama periode libur Lebaran.

Dalam acara Mudik Aman Keluarga Nyaman Bersama Korlantas Polri yang digelar di Menara Bank Mega, Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri menyampaikan keynote speech Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam kesempatan itu, ia memaparkan prediksi puncak arus mudik serta arus balik berdasarkan analisis yang telah dilakukan.

Berdasarkan hasil analisis tersebut, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 28 hingga 30 Maret 2025. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan akan berlangsung pada 5 hingga 7 April 2025. Prediksi ini diharapkan menjadi acuan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik agar terhindar dari kemacetan yang berlebihan.

"Diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada 28 sampai dengan 30 Maret 2025, sementara arus balik diperkirakan mencapai puncaknya pada 5-7 April 2025," kata Komjen Dofiri, Jumat (14/3/2025).

Citramaja City, kota mandiri yang dirancang modern dengan fasilitas lengkap. (Instagram)

Momentum mudik Lebaran selalu menjadi tradisi yang dinantikan oleh masyarakat Indonesia. Tahun ini, jumlah pemudik diprediksi mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Diperkirakan sebanyak 52% dari jumlah penduduk atau sekitar 146,47 juta orang akan melakukan perjalanan mudik. Angka ini turun sebesar 24,3% atau sekitar 47,13 juta orang dibandingkan dengan tahun lalu, yang mencatat jumlah pemudik mencapai 193,6 juta orang.

"Jumlah pemudik kali ini turun 24,3% atau sekitar 47,13 juta orang dibandingkan tahun lalu, di mana tahun lalu jumlahnya mencapai 193,6 juta orang," terangnya.

Pergerakan pemudik terbanyak masih berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Ketiga provinsi ini juga menjadi tujuan favorit bagi para pemudik dari luar daerah, bersama kota-kota besar lainnya seperti Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta. Berdasarkan data yang dihimpun, wilayah tersebut menjadi pusat mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.

"Berdasarkan data pergerakan masyarakat daerah asal pemudik terbanyak berasal dari Jabar, Jatim, Jateng," katanya.

Baca Juga: Curug Jenggala: Wisata Air Terjun Eksotis yang Wajib Dikunjungi Saat Mudik ke Jawa Tengah  

Moda transportasi yang paling banyak digunakan oleh pemudik adalah kendaraan pribadi, baik roda empat maupun roda dua, serta bus. Oleh karena itu, Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas antara lain sistem one way, contraflow, pembatasan angkutan barang pada periode tertentu, serta optimalisasi pos pengamanan dan pos pelayanan di sepanjang jalur mudik.

Tags

Terkini