Baca Juga: Swedia Kembali ke Buku Teks: Mengapa Pendidikan Digital Kurang Efektif?
“Tanpa dukungan masyarakat, upaya pemberantasan narkoba tidak akan maksimal. Mari bersama-sama menjaga lingkungan kita dari ancaman narkoba,” imbaunya.
Keberhasilan ini bukan yang pertama. Sepekan sebelumnya, pada periode 7–13 Januari 2025, Polda Sumut juga telah mengungkap 73 kasus narkoba dan menangkap 92 tersangka. Dari operasi tersebut, disita 547 gram sabu-sabu, 72 butir ekstasi, 178 gram ganja, dan 15 batang pohon ganja.
Kombes Hadi menegaskan bahwa Polda Sumut tidak akan lengah dalam memerangi narkoba.
“Operasi ini akan terus kami lakukan secara intensif, terutama di wilayah-wilayah rawan narkoba. Kami ingin menciptakan Sumut yang bersih dari peredaran narkotika,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung upaya kepolisian.
Baca Juga: Kecam Penembakan WNI, Buruh Lempari Kedubes Malaysia dengan Telur
“Pemberantasan narkoba adalah tugas kita bersama. Jangan ragu untuk melaporkan jika ada aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” pungkasnya.
Dengan berbagai operasi yang terus dilakukan, Polda Sumut membuktikan bahwa perang melawan narkoba tidak akan berhenti. Harapannya, Sumatera Utara bisa benar-benar terbebas dari ancaman narkoba dan menjadi wilayah yang lebih aman serta sehat bagi seluruh warganya.
Artikel Terkait
Program Ketahanan Pangan, Lapas Sekayu Lakukan Perawatan Tanaman
Lapas Labuhan Ruku Bagikan 76 Paket Sembako Kepada Keluarga Warga Binaan Yang Kurang Mampu
Bhakti Sosial Penyehatan Holistik Meridian, Upaya Meningkatkan Kesehatan dan Literasi Masyarakat Mojokerto
Tanam Padi Bersama : Pemkab Sidoarjo Siap Dukung Program Contract Farming DKI Jakarta Dengan Jatim
Pj Gubernur Banten A Damenta: Pemprov Banten Tingkatkan Akses dan Pemerataan Pelayanan Kesehatan Masyarakat