"Santo Yohanes Bosco berkata, Penting mencintai umat tetapi lebih penting umat merasa dicintai. Seperti ungkapan panitan kita, bahwa Saya datang bukan untuk dilayani tapi untuk melayani," pungkasnya.
Liturgi tahbisan Diakon menjadi Imam ini dimulai dengan penegasan kembali akan kesediaan mereka untuk ditahbiskan dan melakukan tugas perutusan yang terkandung dalam imamat jabatan itu. Para calon tertahbis menyatakan kesediaan dan sekaligus janji ketaatan kepada Pimpinan Gereja Universal melalui ketaatan kepada pimpinan gereja lokal (Uskup Keuskupan).
Kemudian mereka tengkurap di depan altar, sebagai simbol penyerahan diri untuk menjadi pelayan di gereja. Kemudian dipimpin oleh Uskup bersama Umat mendoakan para tertahbis agar dicurahi Roh Kudus.
Liturgi Tahbisan diakhiri dengan pengurapan dengan minyak Krisma yang dioleskan Uskup di telapak tangan tertahbis, setelah itu kepada mereka menyerahkan perlengkapan alat-alat peribadatan dan missa : piala, roti dan anggur sebagai simbol perutusan untuk mengabdi kepada Umat Allah.
Usai ditahbiskan, pada Pastor Baru memberikan berkat pertama kepada kedua orangtuanya masing-masing dan selanjutnya diperkenankan memberikan komuni kepada kedua orang tua mereka.
Menjelang penutupan tahbisan, sekjend Keuskupan Sibolga RD Blasius Yesse membacakan Surat Keputusan Uskup Keuskupan Sibolga tentang penempatan Imam-Imam yang baru mendapat tahbisan :
RD Georgius Segunar Padel Seda akan bertugas di Paroki Santo Hilarius Tarutung Bolak sebagai Pastor Vikaris parokial.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Surabaya Luruskan Kabar Keliru: 144 Penyakit Ditangani di FKTP, Bukan Tak Dijamin!
RD Blasius Toni Lahagu akan bertugas di paroki Santo Fidelis Pulau Pulau Tello sebagai Pastor Vikaris parokial.
RD Jonatan Benediktus Samosir, akan bertugas di Paroki Santa Maria Bunda Allah Padangsidimpuan sebagai Pendeta Vikaris parokial.
Dan RP Theo Silfanus Harefa, OFMCap. Akan bertugas di Paroki Santo Matias Amandraya-Nias, sebagai Pastor Vikaris parokial.
Upacara Usai misa Pentahbisan Imam, dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang dilaksanakan di halaman Gereja Katolik Kristus Raja Semesta Alam Sarudik.