NAWACITAPOST.COM - Budhi Brassco, seorang pengrajin relief logam asal Cirebon, Jawa Barat. Ia merupakan sosok yang konsisten menghidupkan seni logam yang hampir punah. Dalam perjalanannya, ia tidak hanya melestarikan warisan seni ini, tetapi juga menghadirkan inovasi yang menarik perhatian, baik di dalam maupun luar negeri.
Budhi mengakui bahwa proses awalnya penuh tantangan. "Karya relief logam ini saya pikir cukup sulit dalam pembuatannya. Sempat patah arang, merasa ini terlalu susah," katanya dalam sebuah podcast 'Sosok' yang ditayangkan di YouTube, Media Nawacita Indonesia.
Namun, keyakinannya berubah. Ia merasa terpanggil untuk melanjutkan tradisi keluarga yang telah menekuni seni ini sejak tahun 1900-an. Dengan tekad untuk tidak membiarkan seni ini terhenti di generasinya, Budhi mulai belajar dan mengasah keterampilannya hingga kini.
Relief logam yang dihasilkan Budhi memiliki keunikan tersendiri, terutama dalam memadukan unsur tradisional dengan modernitas. Ia banyak menampilkan motif khas Cirebon seperti batik megamendung, namun juga merespons permintaan pasar dengan karya kontemporer yang beragam.
"Kami seringkali membuat souvenir atau cinderamata dengan motif yang lebih modern, menyesuaikan selera pasar," jelasnya.
Dalam prosesnya, setiap lembaran logam, baik kuningan maupun logam lainnya, melalui serangkaian langkah yang cermat. Mulai dari penentuan tema, penyeketan desain, hingga pembentukan relief, semua dilakukan dengan presisi.
"Proses skat tidak boleh meleset. Begitu meleset, tidak bisa dihapus seperti melukis dengan cat. Semua harus sempurna dalam satu tarikan nafas," tambahnya.
Baca Juga: Pameran Lukisan: Merenungkan Makna Kasih Melalui Seni dan Kehidupan Yusuf Susilo Hartono
Budhi Brassco akan turut serta dalam pameran bertajuk 'Kasih', pada 16-18 Januari 2024 di Hotel Neo Kebayoran, Jakarta. Ia juga berencana mengadakan klinik seni untuk mengedukasi pengunjung tentang proses pembuatan relief logam.
Simak informasi selengkapnya, melalui link berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=C1U_IFS4QRM&t=42s
Artikel Terkait
Inilah Lembah Paling Kering di Bumi yang Tak Pernah Diguyur Hujan
Masuk Kabinet Prabowo, Raline Shah Resmi Dilantik Sebagai Staf Menkomdigi, Ini Aktivitas Pertamanya
Dukung Program Kemanusiaan Oleh Presiden, Lapas Rantauprapat Ikuti Sosialisasi Tata Cara Verifikasi dan Asesmen Pemberian Amnesti
Dukung Program Kemanusiaan Oleh Presiden, Lapas Kelas III Gunungtua Ikuti Sosialisasi
Dukung Seniman Lokal, Lisa Ayodhia Inisiasi Pameran Lukisan dengan Sentuhan Unik