Minggu, 19 Juli 2026

Inilah Lembah Paling Kering di Bumi yang Tak Pernah Diguyur Hujan  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 13 Januari 2025 | 11:55 WIB
Dry Valleys di Antartika adalah wilayah terkering di Bumi.  (X)
Dry Valleys di Antartika adalah wilayah terkering di Bumi. (X)

NAWACITAPOST.COM - Bayangkan hidup Anda di sebuah tempat yang tak pernah diguyur hujan selama hampir 2 juta tahun. Tempat itu benar-benar ada, yaitu Dry Valleys atau Lembah Kering yang terletak di Antartika.

Lembah Kering ini dikenal sebagai area paling kering di Bumi, dengan luas sekitar 4.800 kilometer persegi. Keunikan utama dari wilayah ini adalah bahwa tidak ada hujan yang turun di sana selama jutaan tahun, dan lebih mengejutkan lagi, wilayah ini tidak memiliki air, es, maupun salju.

Penyebab utama ketidakmampuan Dry Valleys menerima hujan terletak pada fenomena angin Katabati, angin pegunungan yang bergerak dengan kecepatan tinggi dan membawa udara yang sangat kering. Angin ini bergerak turun dari pegunungan dan menjauhi lembah, menciptakan kondisi yang hampir tidak memungkinkan terbentuknya uap air.

Selain itu, pegunungan yang ada di wilayah ini mempengaruhi jalur es yang menuju ke laut. Akibatnya, air tidak sampai ke lembah tersebut, dan hujan pun tidak pernah tercurah di sana.

Citramaja City adalah pilihan hunian yang tepat untuk keluarga masa kini, karena fasilitasnya lengkap, lingkungan hijau, dan akses strategis. (Instagram)

Meskipun kawasan ini memiliki lanskap yang tampak putih, tidak ada es atau salju yang menutupi tanahnya, tapi suhunya sangat dingin. Salah satu tempat terkering di Dry Valleys adalah Ferris Hills yang terletak di Taylor Valley.

Wilayah ini diperkirakan tidak menerima curah hujan selama sekitar 14 juta tahun. Di Ferris Hills, angin bertiup sangat kencang, mencapai kecepatan sekitar 320 km/jam, yang membatasi terbentuknya uap air di atmosfer.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Geological Society of America pada tahun 2013, di Ferris Hills, air tidak mengalir selama lebih dari 14 juta tahun. Ferris Hills, yang terletak sekitar 600 meter di atas Lembah Taylor, adalah bagian dari jaringan Dry Valleys yang terletak di McMurdo Sound, bagian barat Antartika.

Di area ini, bekas lumut tundra dan danau yang menutupi perbukitan datar ditemukan, yang menunjukkan bahwa iklim di Bumi lebih hangat lebih dari 14 juta tahun lalu. Dry Valleys tidak dapat dihuni oleh manusia karena kondisinya yang ekstrem.

Baca Juga: Warisan Ibu Tien Soeharto: Kebun Plasma Nutfah Ini Punya Koleksi 333 Jenis Pisang  

Namun, para ilmuwan sering melakukan penelitian di wilayah ini untuk mempelajari kehidupan mikroorganisme yang dapat bertahan di lingkungan yang begitu keras, serta implikasi yang dapat diterapkan dalam astrobiologi untuk memahami kemungkinan adanya kehidupan di planet lain. Kehadiran manusia di Dry Valleys hanya terbatas pada ekspedisi ilmiah sementara yang dilengkapi dengan peralatan khusus untuk bertahan hidup.

Antartika, tempat Dry Valleys berada, adalah benua yang tidak dimiliki oleh satu negara pun dan diatur oleh Perjanjian Antarktika. Perjanjian ini mengatur bahwa Antartika hanya boleh digunakan untuk tujuan damai dan ilmiah, melarang aktivitas militer di wilayah tersebut. Meskipun beberapa negara mengklaim wilayah di Antartika, klaim-klaim tersebut tidak diakui secara internasional, dan status Dry Valleys tetap diatur oleh perjanjian internasional tersebut.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini