NAWACITAPOST.COM - Awal tahun 2025 diwarnai oleh bencana kebakaran besar di Los Angeles yang melanda wilayah California, Amerika Serikat. Peristiwa ini memaksa puluhan ribu warga mengungsi dan meninggalkan harta benda mereka.
Kebakaran ini tidak hanya merusak properti tetapi juga merenggut nyawa. Hal ini menunjukkan betapa besar dampak yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem dan perubahan iklim.
Kebakaran Los Angeles kali ini menghancurkan lebih dari 1.000 bangunan dan mengakibatkan 16 korban jiwa. Situasi diperparah oleh angin kencang Santa Ana serta kekeringan berkepanjangan yang menciptakan kondisi ideal bagi api untuk menyebar dengan cepat.
Dengan lebih dari 130.000 penduduk yang harus dievakuasi, tragedi ini menjadi salah satu kebakaran terburuk dalam beberapa tahun terakhir di Amerika Serikat. Peristiwa kebakaran ini mengingatkan dunia pada sejumlah kebakaran besar lain yang telah terjadi sebelumnya.
Dari Siberia hingga Australia, kebakaran besar seringkali dipicu oleh kombinasi antara kondisi cuaca ekstrem, aktivitas manusia, dan perubahan iklim. Berikut adalah beberapa lokasi kebakaran besar dalam sejarah, disusun berdasarkan skala dampaknya.
1. Kebakaran Siberian Taiga 2003
Kebakaran ini terjadi di wilayah Siberia Timur, meliputi Rusia, China bagian timur laut, dan Mongolia utara. Dengan luas area terdampak mencapai 55 juta acre, kebakaran ini menjadi yang terbesar dalam sejarah. Suhu tinggi yang tidak biasa dan musim kering yang ekstrem memperparah situasi, menghasilkan emisi karbon dalam jumlah besar yang memengaruhi iklim global. Selain merusak ekosistem, asap dari kebakaran ini juga mencemari kualitas udara di kawasan sekitar.
2. Kebakaran Australia 2019–2020
Dikenal sebagai "Black Summer," kebakaran ini melanda wilayah New South Wales, Victoria, dan negara bagian lainnya di Australia. Lebih dari 42 juta acre terbakar, menyebabkan kerusakan yang masif pada ekosistem dan infrastruktur. Kebakaran ini berdampak pada sekitar tiga miliar hewan, menghancurkan ribuan rumah, dan memicu evaluasi ulang terhadap strategi pengelolaan lahan di Australia. Peristiwa ini menjadi simbol betapa seriusnya dampak perubahan iklim terhadap bencana alam.
3. Great Fire 1910 di Amerika Serikat
Kebakaran ini melanda wilayah Idaho utara dan Montana barat, menghancurkan sekitar 3 juta acre lahan. Selain kerusakan material, kebakaran ini menewaskan 87 petugas pemadam kebakaran yang sedang bertugas. Tragedi ini mendorong perubahan besar dalam kebijakan pengelolaan hutan di Amerika Serikat, termasuk pengembangan sistem pencegahan kebakaran yang lebih terorganisir.
Baca Juga: Kena OTT Kejari, Berikut Harta Kekayaan Kadisnakertrans Sumsel Deliar Marzoeki
Artikel Terkait
Pegadaian Liga 2 Hijaukan Kota Pasuruan: Tanam 25 Bibit Pohon di Taman Krampyangan
Perayaan HUT Ke-52 PDIP, Cak Ji Hadiri Tumpengan dan Kerja Bakti Warga
Pelantikan RT Dan RW Desa Kedungsukodani Kecamatan Balongbendo Sidoarjo. Mirip Acara Pelantikannya DPRD
Kadisnakertrans Provinsi Sumsel Tersangka Dugaan Korupsi Sertifikat K3 Tenaga Kerja, Uang Dolar Ditemukan Hingga Istri Keduanya Ditangkap
Keren! Pulau Sumba Jadi Destinasi Wisata Terbaik Yang Wajib Dikunjungi di 2025, Ini Keistimewannya