Kamis, 4 Juni 2026

Warisan Ibu Tien Soeharto: Kebun Plasma Nutfah Ini Punya Koleksi 333 Jenis Pisang  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 13 Januari 2025 | 11:26 WIB
Kebun Plasma Nutfah Yogyakarta punya ratusan koleksi varietas pisang.   (X)
Kebun Plasma Nutfah Yogyakarta punya ratusan koleksi varietas pisang. (X)

NAWACITAPOST.COM - Kebun Plasma Nutfah Pisang Yogyakarta telah menjadi pusat konservasi genetik pisang terbesar dan terlengkap di Indonesia. Dengan 333 varietas pisang, Kebun Plasma Nutfah ini menjadikan satu-satunya yang memiliki koleksi paling lengkap di Tanah Air.

Peran kebun ini bukan hanya terbatas pada pelestarian keanekaragaman hayati, tetapi juga sangat penting dalam mendukung perekonomian pertanian daerah. Kebun ini telah menjadi simbol pelestarian alam yang mendukung ketahanan pangan, khususnya di Kota Yogyakarta.

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, mengungkapkan pentingnya kebun ini dalam upaya pelestarian lingkungan serta penguatan ketahanan pangan di Yogyakarta. Dalam kunjungan kerjanya, Sri Paduka menekankan bahwa kebun ini juga memiliki potensi besar untuk menjadi pusat inovasi dalam penelitian dan pengembangan varietas unggul pisang yang dapat menghadapi tantangan besar seperti perubahan iklim.

Menurutnya, keberhasilan dalam menjaga dan mengembangkan kebun ini memerlukan kerja sama yang erat antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat. Pemerintah, ujar Sri Paduka, harus mendukung penggunaan teknologi modern seperti bioteknologi dan digitalisasi untuk mempercepat pengembangan varietas unggul serta mendukung pertanian berkelanjutan.

Citra Maja City menawarkan berbagai kemudahan untuk memiliki rumah impian. (Citra Maja)

Selain itu, pemberdayaan masyarakat lokal, khususnya para petani, juga sangat penting agar mereka tidak hanya menjadi bagian dari proses konservasi, tetapi juga memperoleh manfaat langsung dari hasil kebun tersebut. Dengan demikian, kebun ini tidak hanya berperan dalam menjaga lingkungan, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pj. Walikota Yogyakarta, Sugeng Purwanto, menjelaskan bahwa kebun ini memiliki luas 2 hektar dengan 330 kultivar pisang yang dipelihara dengan baik, menjadikannya koleksi pisang terlengkap di Asia Tenggara. Keberadaan plasma nutfah ini, yang diinisiasi oleh Ibu Negara Tien Soeharto, menunjukkan komitmen Kota Yogyakarta untuk menjaga dan mengembangkan keanekaragaman jenis pisang yang semakin langka.

Sugeng menyebutkan bahwa keberagaman varietas pisang ini bukan hanya penting sebagai sumber pangan, tetapi juga memiliki makna dalam budaya Jawa, sering digunakan dalam berbagai acara adat. Sugeng menambahkan, meskipun Yogyakarta menghadapi keterbatasan lahan, pengembangan pertanian, terutama dalam hal pemeliharaan plasma nutfah pisang, terus didorong.

Keberadaan kebun ini diharapkan dapat membantu menyebarkan informasi mengenai varietas pisang dan memberikan kontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD). Untuk itu, ia berharap ada dukungan untuk pemasaran produk pisang hingga ke seluruh Indonesia.

Baca Juga: Wow! Kerugian Kebakaran Los Angeles Setara Sepertiga APBN Indonesia 2025  

Plasma Nutfah Pisang Yogyakarta sebelumnya telah menerima dana keistimewaan sebesar Rp2,5 miliar, yang digunakan dengan bijak untuk mendukung pengembangan kebun ini. Dengan pengelolaan yang baik, kebun ini terus berkembang dan menunjukkan potensi besar dalam pengembangan varietas pisang melalui kultur jaringan. Dengan adanya pengelolaan yang terus berjalan dengan baik, keberadaan plasma nutfah ini diharapkan dapat terus berperan sebagai pusat konservasi, penelitian, dan pengembangan pertanian yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

 

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini