Jumat, 29 Mei 2026

Ketika Popularitas Tak Cukup, Berikut Kisah 9 Restoran Milik Artis yang Berakhir Gulung Tikar  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 7 Januari 2025 | 09:45 WIB
Banyak outlet milik Pak Muh yang tutup.  (X)
Banyak outlet milik Pak Muh yang tutup. (X)

4. Bakmi Wong

Baim Wong mendirikan Bakmi Wong pada 2017 di kawasan Depok dan Tanah Kusir. Restoran ini dikenal dengan hidangan bakminya yang memiliki rasa khas. Meskipun sempat menarik pelanggan, Bakmi Wong akhirnya ditutup pada 2019, bahkan saat bisnis ini mulai memiliki pelanggan setia.

5. Ngikan Yuk

Ngikan Yuk adalah restoran milik Rachel Vennya yang dibuka pada 2019. Restoran ini menawarkan menu ikan goreng dengan nasi liwet dan sambal khas yang sempat viral. Banyak pengunjung rela mengantre panjang untuk mencicipi hidangan ini. Namun, banyak cabang Ngikan Yuk kini sudah tutup akibat menurunnya jumlah pelanggan.

6. Waroeng Pak Muh

Waroeng Pak Muh adalah usaha kuliner yang digagas oleh Fadil Jaidi. Restoran ini menyajikan berbagai masakan khas Indonesia seperti bakso, soto, mie ayam, dan ayam bakar. Meskipun awalnya dimulai dari skala kecil, popularitas restoran ini meningkat sehingga membuka beberapa cabang. Namun, tidak semua cabang berhasil bertahan dan beberapa terlihat sepi.

7. Nyapii

Nyapii adalah restoran milik Edho Zell yang dikenal dengan menu daging sapi asap dan sambal khas. Dibuka pada 2020, restoran ini sempat menarik perhatian pelanggan dengan cita rasanya yang unik. Seiring waktu, beberapa cabang Nyapii mulai sepi pengunjung dan akhirnya tutup.

Baca Juga: Dapen BRI Raih Sertifikasi ISO 31000:2018, Bukti Komitmen Pengelolaan Risiko Terbaik  

8. Ayam Geprek Bensu

Ayam Geprek Bensu adalah bisnis kuliner Ruben Onsu yang terkenal di Indonesia. Restoran ini sempat menjadi fenomena dengan cabang yang tersebar hingga ke Malaysia dan Hong Kong. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, banyak cabang Ayam Geprek Bensu terpaksa ditutup karena penurunan jumlah pelanggan.

9. Traffic Bun

Traffic Bun adalah restoran yang didirikan oleh Fadil Jaidi pada 2021. Restoran ini menawarkan menu yang menarik dan sempat populer di kalangan masyarakat, dengan antrean panjang di awal pembukaannya. Namun, seiring waktu, beberapa cabang Traffic Bun menghadapi tantangan berupa penurunan jumlah pengunjung dan akhirnya tutup.

 

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini