Kamis, 4 Juni 2026

Desakan Copot Gus Miftah Menguat Usai Video Kontroversial Viral  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 5 Desember 2024 | 12:03 WIB
Gus Miftah olok-olok pedagang es teh.  (X)
Gus Miftah olok-olok pedagang es teh. (X)

 

NAWACITAPOST.COM - Penceramah sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah, tengah menjadi sorotan setelah video dirinya mengumpat seorang pedagang es teh viral di media sosial. Insiden ini memicu reaksi keras dari publik, termasuk desakan agar Presiden Prabowo mencopot Gus Miftah dari jabatannya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Budi Djiwandono, turut menanggapi kontroversi tersebut. Budi menyayangkan pernyataan yang dilontarkan oleh Gus Miftah karena dianggap tidak pantas, terutama bagi seorang yang memegang posisi penting dalam pemerintahan.

“Kita menyayangkan kalau ada apa namanya mungkin statement-statement yang tidak baik, tentu itu patut menjadi evaluasi apalagi namanya pemimpin,” kata Budi di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Namun, terkait desakan pencopotan, Budi menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo. “Apa pun itu, kita serahkan keputusan-keputusan kalau ada, kita terima sebagai masukan dan kritik yang baik dari masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga: Hendrar Prihadi Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi di Pemkot Semarang

Sementara itu, Gus Miftah menolak memberikan tanggapan lebih lanjut soal tuntutan agar dirinya dicopot. Ketika ditemui di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, ia menyatakan bahwa hal tersebut berada di luar kewenangannya.

“Enggak usah tanya itu, enggak usah tanya itu. Bukan wewenang saya, udah udah itu bukan wewenang saya,” ujarnya singkat.

Gus Miftah juga menyampaikan bahwa ia berusaha mengambil hikmah dari kejadian ini. “Sekali lagi, saya juga berterima kasih kepada netizen. Gara-gara komentar netizen, menjadi viral. Hikmahnya bagi saya, saya bisa lebih banyak mawas diri, introspeksi, dan banyak belajar,” katanya.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan teguran kepada Gus Miftah melalui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Teguran itu disertai permintaan agar Gus Miftah meminta maaf secara langsung kepada pedagang es teh yang bersangkutan, Sunhaji.

Baca Juga: DPP PDIP Bahas Pemecatan 27 Kader  

“Presiden sudah memberikan teguran kepada yang bersangkutan melalui Sekretaris Kabinet untuk segera meminta maaf kepada Bapak Sunhaji yang mungkin saja dan sangat mungkin terluka perasaannya karena kejadian kemarin,” ungkap Hasan.

Hasan menambahkan bahwa insiden ini harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pejabat dan unsur pemerintahan. Ia menekankan pentingnya menjaga ucapan dan sikap, terutama terhadap rakyat kecil.

“Kami semua, tidak hanya utusan khusus Presiden, mengambil pelajaran yang sangat berharga dari kejadian ini. Bahwa kita memang harus hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan, dalam menjaga sikap, apalagi terhadap rakyat kecil yang sedang berjuang, yang sedang memeras keringat untuk memenuhi kehidupan mereka sehari-hari,” katanya.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini