NAWACITAPOST.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan dua nama yang akan menempati posisi kunci dalam Kementerian Perumahan di kabinet presiden terpilih, Prabowo Subianto. Kedua sosok tersebut adalah Maruarar Sirait, politisi Partai Gerindra, dan Fahri Hamzah, Wakil Ketua Umum Partai Gelora.
Maruarar Sirait akan menjabat sebagai Menteri Perumahan, sementara Fahri Hamzah ditunjuk sebagai Wakil Menteri Perumahan. "Pak Maruarar Sirait akan menjadi Menteri Perumahan, dan Fahri Hamzah akan mendampinginya sebagai Wakil Menteri Perumahan," ujar Hashim di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, dikutip Kamis (17/10/2024).
Pernyataan ini sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai peran keduanya dalam kabinet Prabowo-Gibran. Hashim juga menambahkan bahwa dirinya akan berperan sebagai penasihat untuk kementerian tersebut, memberikan arahan dan bimbingan kepada Maruarar dan Fahri dalam mengelola sektor perumahan di Indonesia.
"Saya akan menjadi penasihat, pembimbing bagi mereka nanti," ungkapnya.
Maruarar Sirait dan Fahri Hamzah sebelumnya telah menjadi sorotan sebagai calon kuat untuk mengisi posisi di kementerian ini. Keduanya dikabarkan telah bertemu dengan Prabowo di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Selasa (15/10/2024), untuk membahas persiapan mereka dalam memimpin Kementerian Perumahan.
Baca Juga: Pembangunan Stasiun Pasar Senen Ditargetkan Rampung 2026, Fasilitas Modern Siap Sambut Penumpang
Pertemuan tersebut menegaskan posisi penting yang akan diemban oleh kedua politisi tersebut dalam pemerintahan Prabowo mendatang. Nama Fahri Hamzah sebenarnya sempat lebih dulu diisukan akan menjadi Menteri Perumahan.
Hal ini diungkapkan oleh Hashim Djojohadikusumo beberapa waktu lalu, ketika menyebutkan bahwa Fahri adalah anggota satuan tugas (Satgas) Perumahan yang dibentuk selama masa kampanye Prabowo.
Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, juga mengonfirmasi peran penting Fahri dalam upaya Prabowo untuk merealisasikan janji kampanyenya di sektor perumahan. "Pak Fahri Hamzah punya tugas berat di Kementerian Perumahan. Beliau adalah bagian dari Satgas Perumahan yang dibentuk dalam rangka memenuhi janji kampanye Pak Prabowo," jelas Dasco.
Sektor perumahan memang menjadi salah satu fokus utama dalam pemerintahan Prabowo. Melalui Kementerian Perumahan, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Baca Juga: Transaksi QRIS Tembus Rp188,36 Triliun pada Kuartal III/2024
Salah satu janji kampanye yang diusung Prabowo adalah membangun perumahan rakyat dengan kualitas yang lebih baik, sekaligus memperkuat infrastruktur perumahan untuk menanggulangi masalah backlog (kekurangan) perumahan. Prabowo juga berjanji akan membangun 3 juta hunian per tahun, atau 15 juta dalam periode 2024-2029.
Artikel Terkait
Mulai 1 Desember, Transaksi QRIS Usaha Mikro Bebas Biaya
Ekonom: Penambahan Kementerian di Kabinet Prabowo Bisa Kuras APBN
Alasan Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 6 Persen
Proyek Rusun ASN di IKN Nusantara, 16 Unit Segera Rampung Akhir Oktober 2024
Deltamas Catatkan Prapenjualan Rp1,44 Triliun