Kamis, 4 Juni 2026

Dari Soekarno Hingga Prabowo, Berikut Jumlah Menteri Paling Banyak di Kabinet

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 1 Oktober 2024 | 21:15 WIB
Kabinet Dwikora II (1966) menjadi yang paling banyak, terdiri dari 132 orang.  (X)
Kabinet Dwikora II (1966) menjadi yang paling banyak, terdiri dari 132 orang. (X)

NAWACITAPOST.COM - Pemerintahan Indonesia selalu mengalami perubahan jumlah anggota kabinet dari masa ke masa, mengikuti dinamika politik dan kebutuhan pemerintahan. Di bawah Presiden Joko Widodo, Kabinet Indonesia Maju terdiri dari 34 orang menteri.

Namun, jumlah ini diperkirakan akan bertambah dalam pemerintahan selanjutnya, yaitu di bawah Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, dalam sebuah wawancara pada 12 September 2024, menyebutkan bahwa akan ada penambahan jumlah menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran.

Jumlah anggota kabinet tersebut mencapai 48 orang, atau bertambah 14 posisi dibandingkan kabinet Jokowi. "Ya, kalau kemudian ada penambahan, itu ada," ujarnya, dikutip Senin (30/9/2024).

Jumlah Menteri di Kabinet Indonesia dari Masa ke Masa

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, jumlah anggota kabinet selalu mengalami perubahan, tergantung pada kondisi politik dan kebijakan masing-masing presiden. Misalnya, pada awal pemerintahan Presiden Soekarno, jumlah menteri relatif kecil.

Baca Juga: Faigiziduhu Ndruru: DPR RI Periode Baru Harus Lebih Kritis dan Mandiri, Bukan Stempel Pemerintah!

Namun, pada periode Kabinet Dwikora II (1966), jumlah menteri mencapai angka tertinggi, yaitu 132 orang.

Berikut adalah beberapa periode kabinet dengan jumlah menteri yang signifikan dalam sejarah Indonesia:

  • Masa Presiden Soekarno

1. Presidensial (1945): 21 orang
2. Kabinet Sjahrir I (1945-1946): 17 orang
3. Kabinet Sjahrir II (1946): 25 orang
4. Kabinet Sjahrir III (1946-1947): 32 orang
5. Kabinet Amir Sjarifuddin I (1947): 34 orang
6. Kabinet Amir Sjarifuddin II (1947-1948): 37 orang
7. Kabinet Darurat (1948-1949): 12 orang
8. Kabinet Hatta I (1948-1949): 17 orang
9. Kabinet Hatta II (1949): 19 orang
10. RIS (1949-1950): 17 orang
11. Kabinet Susanto (1949-1950): 10 orang
12. Kabinet Halim (1950): 15 orang
13. Kabinet Natsir (1950-1951): 18 orang
14. Kabinet Sukiman-Suwiryo (1951-1952): 20 orang
15. Kabinet Wilopo (1952-1953): 18 orang
16. Kabinet Ali Sastromijojo I (1953-1955): 20 orang
17. Kabinet Burhanuddin Harahap (1955-1956): 23 orang
18. Kabinet Ali Sastromijojo II (1956-1957): 25 orang
19. Kabinet Djuanda (1957-1959): 24 orang
20. Kebinet Kerja I (1959-1960): 33 orang
21. Kebinet Kerja II (1960-1962): 40 orang
22. Kebinet Kerja III (1962-1963): 60 orang
23. Kebinet Kerja IV (1963-1964): 66 orang
24. Kabinet Dwikora I (1964-1966): 110 orang
25. Kabinet Dwikora II (1966): 132 orang
26. Kabinet Dwikora III (1966): 79 orang
27. Kabinet Ampera I (1966-1967): 31 orang

Baca Juga: Faigiziduhu Ndruru: Bangga dan Sedih Atas Pelantikan Dua Putra Nias di DPR RI

1. Kabinet Pembangunan I (Juni 1968-Maret 1973): 24 orang
2. Kabinet Pembangunan II (Maret 1973-Maret 1978): 24 orang
3. Kabinet Pembangunan III (Maret 1978-Maret 1983): 32 orang
4. Kabinet Pembangunan IV (Maret 1983-Maret 1988): 42 orang
5. Kabinet Pembangunan V (Maret 1988-Maret 1993): 44 orang
6. Kabinet Pembangunan VI (Maret 1993-Maret 1998): 43 orang
7. Kabinet Pembangunan VII (Maret 1998-Mei 1998): 37 orang

  • Masa Presiden BJ Habibie

Kabinet Reformasi Pembangunan (Mei 1998-Oktober 1999): 37 orang

  • Masa Presiden K.H. Abdurrahman Wahid

Kabinet Persatuan Nasional (26 Oktober 1999-9 Agustus 2001): 34 orang

  • Masa Presiden Megawati Soekarnowati

Kabinet Gotong Royong (2001-2004): 33 orang

  • Masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Kabinet Indonesia Bersatu (2004-2009): 34 orang
Kabinet Indonesia Bersatu II (2009-2014): 34 orang

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini