NAWACITAPOST.COM - Dalam upaya meningkatkan peran dan fungsi kader kesehatan dalam pengendalian penyakit menular HIV AIDS, TBC dan Hepatitis di seluruh Rutan, Lapas, dan LPKA, Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan menggelar kegiatan Pelatihan Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Bagi Kader Kesehatan kepada warga binaan terpilih, Jumat (21/6).
Kepala Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, Japaham Sinaga, didamping Ka.KPLP, Joy Barasa, Kasi Kamtib Ambri, SH dan Kasi Binadik, Eferida Hutasuhut membuka secara langsung kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Japaham Sinaga menyampaikan pentingnya pelatihan dan penguatan kader kesehatan yang berasal dari unsur warga binaan dengan tujuan mengetahui tugas pokok dan fungsi serta menambah wawasan bagi kader kesehatan tersebut.
Baca Juga: WBP Dibekali Pembinaan Rohani Di Rutan Kelas IIB Sipirok Kanwil Kumham Sumut
Pelatihan ini sebagai program unggulan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) diikuti oleh 37 peserta yang terdiri dari warga binaan yang telah ditunjuk sebagai kader kesehatan di lapas, rutan, dan lpka.
Materi yang disampaikan mencakup identifikasi penyakit menular, langkah-langkah pencegahan, manajemen kesehatan lingkungan, serta komunikasi efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi dari para ahli kesehatan, termasuk tentang HIV/AIDS, tuberculosis, hepatitis, serta penyakit menular lainnya yang sering ditemukan di lingkungan pemasyarakatan. Peserta juga melakukan simulasi dan praktik langsung untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah diperoleh.
Baca Juga: Lapas Banjarbaru Lakukan Pemeriksaan dan Pengawasan Kualitas Hygiene Sanitasi Dapur Sehat
Disaat bersamaan, Kepala Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, Japaham Sinaga, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Padangsidimpuan untuk menjaga kesehatan seluruh penghuni.
"Kami menyadari bahwa lingkungan Lapas memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran penyakit menular. Oleh karena itu, kami berinisiatif mengadakan pelatihan ini agar kader kesehatan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mencegah dan mengendalikan penyakit menular," ujarnya.
Pada kesempatan ini, dr. Sri Wahyuni yang menjadi salah satu pengisi materi pelatihan menekankan pentingnya kolaborasi antara petugas kesehatan dan warga binaan dalam upaya pencegahan penyakit.
Baca Juga: Plh Sekda Provinsi Banten Virgojanti: Penguatan Wawasan Kebangsaan Penting
"Kader kesehatan dari warga binaan memiliki peran strategis karena mereka dapat lebih mudah menjangkau dan memberikan edukasi kepada sesama penghuni. Dengan pelatihan ini, kami berharap mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam menjaga kesehatan di dalam Lapas," katanya.
Dengan kegiatan ini, diharapkan para peserta lebih memahami dan meningkatkan keterampilan sehingga Petugas maupun Kader Kesehatan dapat memberikan layanan yang efektif dan efisien serta terwujudnya pelayanan kesehatan yang lebih baik di Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan.