Kamis, 23 Juli 2026

Konferensi Pers Terkait Ratas Pinjaman KUR, BUMN Sediakan 8 Kluster Untuk Bantu Sektor Pertanian

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Senin, 26 Juli 2021 | 11:56 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Kuota KUR tahun 2021 untuk Himbara saat ini yang targetnya 203 triliun didalamnya mencangkup BUMN yang menjadi kontributor besar 92% sesuai dengan penugasan.

Bank Mandiri, BNI, BRI dalam mendukung program KUR terutama di pertanian sudah menyiapkan 8 kluster, seperti kluster padi, sawit, jagung, tebu, jeruk, tanaman hias, kopi dan porang sehingga ke delapan kluster ini diharapkan bisa bersinergi dengan program dari menteri pertanian dan perdagangan.

Menko Perekonomian, Airlangga menjelaskan bahwa kebijakan KUR yang dikeluarkan tanpa agunan, terutama KUR kluster ini akan menjadi lembaga yang didorong secara khusus oleh pemerintah.

"kami dapat menyampaikan bahwa kebijakan KUR yang dikeluarkan ini terkait tanpa agunan pemerintah telah menaikkan dari 50 menjadi 100 juta, kemudian KUR kluster menjadi hal yang akan terus didorong, terutama lembaga penyalur akan diintegrasikan secara husus," katanya dalam siaran pers, secara Daring melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (26/07/2021)

Disamping itu Menteri BUMN, Erick Thohir menambahkan dalam keterngannya, bahwa BUMN telah memberi pinjaman sebanyak 6190 rice mild (pengupas gabah) untuk mendukung pasca panen. Dengan tujuan agar petani bisa menikmati panen. Pinjaman 6190 rice mild ini memiliki jumlah total pinjaman sebesar 2,7 triliun.

Menko Perekonomian kembali menyampaikan bahwa penyaluran KUR meningkat selama PPKM, dibulan januari 17 triliun, februari 22.07 triliun, maret 25.47 triliun, april 23.24 triliun, mei 16.4 triliun, dan juni 26,57 triliun. Artinya kinerja KUR sudah sesuai dengan sebelum Covid-19 atau sudah terjadi peningkatan dengan bunga kecil, 3 persen.

"artinya kinerja KUR di tahun ini sudah setara dengan sebelum Covid-19 artinya sudah mengalami peningkatan," jelasnya

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini