Rabu, 15 Juli 2026

Mie Kangkung dan Soto Betawi Ariyani, Perpaduan Rasa Betawi dan Tionghoa yang Menggugah Selera

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 3 Juni 2024 | 15:48 WIB
 Pemilik Warung Mie Kangkung dan Soto Betawi Ariyani Antonius Henk bersama tim Nawacitapost.com.  (Istimewa)
Pemilik Warung Mie Kangkung dan Soto Betawi Ariyani Antonius Henk bersama tim Nawacitapost.com. (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Di tengah hiruk-pikuk kuliner ibu kota yang terus berkembang, Mie Kangkung dan Soto Betawi Ariyani hadir menawarkan cita rasa tradisional yang mampu memanjakan lidah para pencinta kuliner Betawi. Didirikan oleh pasangan Antonius Henk dan Ariyani pada tahun 2005, tempat makan yang berlokasi di Kemang Pratama, Bekasi, Jawa Barat, ini telah menjadi destinasi kuliner favorit banyak orang.

Tidak sekadar menyajikan makanan, Mie Kangkung dan Soto Betawi Ariyani juga menghadirkan kisah-kisah budaya Nusantara di balik setiap hidangan mereka. Tempat makan ini terkenal dengan beragam menu andalan yang autentik dan menggugah selera.

Salah satu hidangan yang wajib dicoba adalah Mie Kangkung Betawi Ariyani (Spesial & Ceker). Mie ini disajikan dengan topping ayam, bakso, dan jamur dalam kuah kental beraroma khas Betawi yang menggoda. Kemudian ada Soto Betawi, dengan pilihan kuah susu atau bening, serta daging campur atau ayam yang lembut, memberikan kehangatan dan kenikmatan dalam setiap suapan.

Ceker presto dengan tekstur yang empuk dan mudah dikunyah menjadi favorit para pengunjung. Bagi penggemar makanan pedas, ceker pedas yang dimasak dengan bumbu pedas menawarkan rasa yang menggigit dan memuaskan.

Baca Juga: Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe Kompak Mundur dari Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN

Tak ketinggalan, Iga bakar dengan bumbu spesial yang meresap hingga ke dalam daging, menjanjikan sensasi rasa yang luar biasa. "Kami juga ada telur muda ayam pesto, memberikan rasa gurih dan tekstur unik yang sulit ditemukan di tempat lain," ungkap Antonius Henk kepada Nawacitapost, Senin (3/6/2024).

Selain makanan, Mie Kangkung dan Soto Betawi Ariyani juga menawarkan minuman segar yang menyehatkan. Jus kacang hijau yang terbuat dari kacang hijau asli, jahe, dan gula merah menjadi favorit banyak orang. Berbagai jus buah asli juga tersedia untuk memanjakan dahaga Anda dengan rasa alami buah-buahan pilihan.

Setiap hidangan dan minuman di tempat makan ini tidak hanya mengedepankan cita rasa lezat tetapi juga memperhatikan kesehatan pelanggan. Hal ini menjadikan Mie Kangkung dan Soto Betawi Ariyani sebagai tempat makan yang sempurna bagi siapa saja yang ingin menikmati masakan Betawi dengan sentuhan khas Nusantara.

Tempat makan ini juga dikenal dengan sambal kacang dan acar cabai sebagai pelengkap hidangan yang menambah cita rasa khas. Kombinasi ini memberikan keunikan tersendiri di Mie Kangkung dan Soto Betawi Ariyani.

Baca Juga: Summarecon Investasikan Ratusan Miliar untuk Pengembangan Kota Terpadu di Makassar

Dimulai dari sebuah warung kecil di Kemang Pratama pada tahun 2005, kini Mie Kangkung dan Soto Betawi Ariyani telah berkembang dengan beberapa cabang. Di antaranya adalah Rukan Sinpasa Blok SA 25 (SMB) yang buka sejak 2013, dan Teras Benhill, Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang dibuka tahun 2024.  

Uniknya, Mie Kangkung Betawi Ariyani memiliki cerita tersendiri. Berasal dari perpaduan budaya Betawi dan Tionghoa, topping ayam dipilih sebagai pengganti topping babi yang asli, membuatnya lebih diterima oleh berbagai kalangan.

Harga makanan di Mie Kangkung dan Soto Betawi Ariyani ini sangat terjangkau, berkisar antara Rp30.000 hingga Rp50.000. Tempat makan ini juga menyediakan layanan pesan antar tanpa uang muka, dengan syarat minimal 100 porsi akan mendapatkan gratis ongkos kirim. Pesanan bisa dilakukan H-1 untuk memudahkan pelanggan dalam merencanakan acara.

Dengan central kitchen yang berada di Kemang Pratama, Mie Kangkung dan Soto Betawi Ariyani memastikan kualitas dan rasa setiap hidangan tetap terjaga. Mereka memiliki pelanggan setia dari berbagai kalangan, termasuk perkantoran, kementerian, dan perbankan di Jakarta. 

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini