Herskovits juga melihat kebudayaan sebagai sesuatu yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, yang disebut sebagai superorganic.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan kompleks yang di dalamnya terdapat pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Sementara, menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Beberapa contoh budaya Indonesia antara lain, batik, Upacara Tabuik Sumatera Barat, Makepung (balapan kerbau) di Bali, dan Karapan Sapi di Madura.
Setiap budaya memiliki ciri khasnya sendiri yang mencerminkan keberagaman dan keindahan warisan budaya Indonesia. Dengan memahami perbedaan antara adat dan kebudayaan, kita dapat lebih menghargai dan memahami kekayaan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia.
Artikel Terkait
Budaya Nusantara dan Islam Saling Memberi Warna
Lembaga Pendidikan Jadi Tempat Strategis untuk Melestarikan Budaya Nusantara
Eksplorasi Budaya Bali, Alam Sutera Realty Ajak 500 Pelajar SD Berpetualang di GWK Cultural Park
10 Warisan Budaya Indonesia Terancam Punah, Faigiziduhu Ndruru: Ancaman Hilangnya Identitas Bangsa!
Grand Metropolitan Bekasi Rawat Warisan Budaya Lewat Pesona Batik Nusantara