NAWACTAPOST.COM - Film horor "Kiblat" produksi rumah produksi Leo Pictures menuai kontroversi. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah, Cholil Nafis, bahkan meminta agar film tersebut tidak tayang di bioskop.
Cholil mengungkapkan kekhawatirannya terhadap film ini melalui akun Instagramnya, Minggu (24/3), dengan menyebut bahwa poster film Kiblat terlihat seram dan tidak sesuai dengan makna sebenarnya dari kata "kiblat".
Meskipun belum mengetahui isi dari film tersebut, Cholil berpendapat bahwa judul yang digunakan bisa mengarah ke promosi yang sensitif. Ia menegaskan bahwa jika film ini benar-benar mengarah pada kampanye hitam terhadap ajaran agama.
Karena itu, ia meminta agar film tersebut harus ditarik dan tidak boleh ditayangkan di bioskop.
Baca Juga: Realisasi Anggaran Pemilu 2024 Capai Rp 23,1 Triliun
Cholil juga menyoroti bahwa seringkali promosi yang sensitif dan kontroversial digunakan untuk menarik perhatian penonton. Namun jika hal tersebut melibatkan isu agama, biasanya film tersebut tidak boleh ditonton. Menurutnya, reaksi keagamaan sering dimanfaatkan oleh para pebisnis untuk meraih keuntungan materi, yang menurutnya harus dilawan.
Film "Kiblat" sendiri merupakan film horor yang menggunakan konsep religi dalam ceritanya. Meskipun belum ada kepastian kapan film ini akan tayang di bioskop, namun diprediksi bahwa film ini akan rilis dalam tahun ini.
Film ini dibintangi oleh sejumlah artis ternama seperti Yasmin Napper, Arbani Yasiz, Ria Ricis, Hana Saraswati, dan Dennis Adhiswara.
Sinopsi Film Kiblat
Film "Kiblat" mengisahkan tentang perjalanan seorang perempuan bernama Ainun (diperankan oleh Yasmin Napper) yang tinggal bersama Uwa, kakak dari orang tuanya. Ainun dan sahabatnya, Rini (diperankan oleh Ria Ricis), mengagumi sosok Abah Mulya, pemimpin sebuah padepokan sakti di Kampung Bumi Suwung.
Baca Juga: KPU Laporkan 181 Anggota KPPS Meninggal Dunia
Ainun terpesona oleh kemampuan Abah Mulya yang di atas rata-rata manusia biasa. Abah Mulya bisa menyembuhkan berbagai penyakit dan melipatgandakan uang. Namun, setelah Abah Mulya meninggal, Ainun mengetahui bahwa beliau adalah ayah kandungnya.
Kabar meninggalnya Abah Mulya secara misterius membuat Ainun, Rini, dan Bagas (diperankan oleh Arbani Yasiz) memutuskan untuk mengunjungi padepokan Abah Mulya guna mencari kebenaran.
Desa tempat padepokan berada terlihat berbeda, dengan suasana seram, tanpa adzan, dan arah kiblat yang bisa berubah tiba-tiba. Bagas bahkan mengalami kejadian aneh saat sholat, menghadap kiblat yang berubah-ubah.
Kejadian-kejadian aneh pun terus terjadi, mengancam keselamatan Ainun dan teman-temannya. Dalam adegan yang terlihat dalam trailer, saat Ainun sholat, tubuhnya tiba-tiba terbalik saat rukuk sehingga kepalanya menghadap ke atas, menciptakan suasana mencekam.
Baca Juga: Jakarta Selatan Alami Lonjakan Kasus DBD, Masyarakat Diminta Waspada
Artikel Terkait
Patuhi Fatwa MUI, Swalayan Ini Berani Rugi Singkirkan Produk Pro Israel
MUI Imbau Masyarakat Hindari Produk Terafiliasi dengan Israel untuk Hampers Ramadhan dan Lebaran
MUI: Semua Produk Israel Haram Dibeli!
Hukum Nonton Film Porno saat Puasa Ramadan
Pengurus Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Jombang Masa Khidmat 2024-2029 Resmi Dilantik