NAWACITAPOST.COM - Bendahara Umum DPP Partai NasDem, Ahmad Sahroni, menegaskan bahwa dia belum berencana maju sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ia menyatakan bahwa upaya mencalonkan diri sebagai gubernur perlu mendapatkan restu dari Ketum Nasdem, Surya Paloh.
"Gue nggak maju. Kecuali gua ada di kertas dari ketua umum, ditunjuk maju Pilgub DKI," ujar Sahroni, Jumat (22/3/2024).
Sahroni juga mengakui bahwa hingga saat ini ia belum menerima surat penunjukkan resmi dari Surya Paloh. "Nggak ada," tambahnya.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya, mengungkap alasan di balik pemilihan Ahmad Sahroni sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Menurutnya, Paloh sudah memberikan restu kepada Sahroni untuk maju di Pilgub DKI Jakarta.
Baca Juga: PPP Bubarkan Bappilu Usai Pemilu 2024 yang Dipimpin Sandiaga Uno
“Sejauh ini yang Pak Surya bilang kan yang di samping beliau, Ahmad Sahroni. Cuma Mas Sahroninya berkenan atau tidak? Ya kita lihat lah ini, masih cukup dinamis ini,” ujarnya, Kamis (21/3/2024).
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta telah menyampaikan bahwa pemenuhan persyaratan dukungan calon gubernur DKI Jakarta akan dimulai pada 5 Mei 2024. Pemenuhan persyaratan tersebut merupakan salah satu tahapan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024.
“Pencalonan dapat diusulkan oleh partai politik, gabungan partai politik, maupun perseorangan yang didaftarkan atau mendaftar di KPU provinsi yang dilaksanakan pada tanggal 5 Mei sampai dengan tanggal 19 Agustus 2024," kata Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Wahyu Dinata.
Artikel Terkait
NasDem Miliki Tiga Nama Potensial untuk Calon Gubernur DKI Jakarta
Pengamat Ungkap Profil Ideal Calon Gubernur DKI Jakarta
Survei: Mayoritas Responden Tolak Penunjukan Gubernur Jakarta oleh Presiden
Pilkada DKJ: Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Dipilih Berdasarkan Suara Terbanyak
Nasdem Ungkap Alasan Pilih Ahmad Sahroni Sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta