"Secara hukum adat seharusnya seluruh angpao diambil oleh orang tua, tetapi saya bilang ke istri untuk kasih semuanya 100 persen!" tegas Hotman.
Ia bahkan membandingkannya dengan pernikahan Frank dahulu, di mana seluruh angpao diserahkan utuh tanpa kurang satu perak pun.
Perseteruan panas antara ayah dan anak ini kini menjadi tontonan dramatis publik. Apakah ini murni kesalahpahaman internal, ataukah ada gunung es konflik keluarga yang baru saja mencair ke permukaan? Satu yang pasti: di atas panggung hukum dan kemewahan Hotman Paris, drama kali ini terasa jauh lebih personal dan menyengat.(***)
Artikel Terkait
Skandal Amplop Cokelat di Hutan Produksi: KPK Buru Aktor Utama di Balik Seretan Kasus Menhut Raja Juli Antoni!
Sandiwara di Balik Tirai Sutra! Agus Halawa Desak Kejatisu Bongkar Megakorupsi Bencana Ratusan Miliar
Terisolasi di Perbukitan, Guru di Parigi Moutong Nekat Racik "MBG Mandiri" Demi Senyum Anak Didiknya
Plot Twist Terbesar Abad Ini: Jadi Tersangka Korupsi Kakap, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Gandeng Hotman Paris Lawan Kortastipikor!
Mega Proyek Laptop Gaib: Komisi IV DPRD Pesawaran Disorot Tajam, Taji Pengawasan Dinilai Tumpul!