NAWACITAPOST.COM - Pemkab Nias Barat meriahkan hari ulang tahun Kabupaten Nias Barat yang ke-17 tahun, yang di gelar di halaman Kantor Bupati Nias Barat. Selasa, (26/05/2026).
Berlangsung penuh khidmat, semangat persatuan, dan harapan besar bagi masa depan daerah. Dalam suasana cuaca cerah yang menyelimuti jalannya acara, Bupati Eliyunus Waruwu menyampaikan pidato panjang penuh refleksi, ajakan persatuan, sekaligus penegasan arah pembangunan Kabupaten Nias Barat ke depan.
Di hadapan unsur Forkopimda, DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, ASN, pemuda hingga masyarakat yang hadir, Eliyunus mengajak seluruh elemen masyarakat memancarkan rasa syukur atas perjalanan 17 tahun Nias Barat sebagai Daerah Otonom.
Baca Juga: Bang Jo: Wajib belajar 13 tahun, Posisi PAUD Semakin Strategis
"17 tahun Kabupaten Nias Barat berdiri sebagai daerah otonom adalah hasil doa, perjuangan, pengorbanan, air mata dan harapan besar masyarakat. Karena itu kita tidak boleh melupakan sejarah. Kabupaten ini lahir bukan karena pemberian yang mudah, tetapi karena perjuangan,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan penghormatan kepada para tokoh pemekaran, mantan kepala daerah, mantan pimpinan DPRD, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh masyarakat yang telah meletakkan dasar pembangunan Nias Barat hingga saat ini.
Dalam pidatonya, Eliyunus memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang mulai dirasakan masyarakat, mulai dari pembenahan infrastruktur jalan strategis, penanganan Jembatan Oyo, penguatan layanan kesehatan, pendidikan hingga pengembangan sektor pertanian dan ekonomi rakyat.
Baca Juga: Optimalkan Pembinaan Kemandirian, Lapas Muara Teweh Gelar Panen Raya Pakcoy dan Selada Hidroponik
Salah satu yang menjadi perhatian khusus adalah kehadiran Yonif TP 903 Baluseda di wilayah Nias Barat. Menurutnya, keberadaan batalyon tersebut bukan hanya memperkuat pertahanan dan semangat kebangsaan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
"Kehadiran Yonif TP 903 Baluseda membuka pasar baru bagi hasil pertanian, peternakan, perikanan dan usaha masyarakat lokal. Jangan hanya menjadi penonton. Masyarakat harus mampu menyiapkan produk dan jasa agar perputaran ekonomi benar-benar dirasakan rakyat,” ujarnya.
Di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Nias Barat terus memperkuat pembangunan fasilitas layanan kesehatan, termasuk pengembangan Rumah Sakit Cerahmedika serta pembenahan sejumlah puskesmas seperti Puskesmas Rawat Inap Si 6 Banua dan Puskesmas Lahusa.
Baca Juga: Karutan Rantau dan Jajaran Gelar Razia Mendadak Bersama APH
Sementara di bidang pendidikan, pemerintah daerah terus menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah dan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.
"Sebanyak 83 mahasiswa telah menerima beasiswa, dan tujuh putra-putri daerah kini sedang menempuh pendidikan dokter spesialis di berbagai perguruan tinggi. Ini investasi besar untuk masa depan Nias Barat,” katanya.