Sidoarjo Nawacitapost - Kabupaten Sidoarjo melalui kawasan Puspa Agro berdiri Instalasi Karantina Terpadu pertama di Indonesia yang resmi diluncurkan pemerintah pusat melalui Badan Karantina Indonesia (Barantin), Jumat (8/5/2026).
Peresmian fasilitas strategis itu dilakukan langsung Kepala Barantin Abdul Kadir Karding. Kehadiran instalasi tersebut menjadi langkah baru pemerintah dalam mempercepat layanan karantina sekaligus memperkuat pengawasan lalu lintas komoditas.
Abdul Kadir Karding mengatakan konsep layanan satu pintu itu dirancang agar proses perkarantinaan menjadi lebih sederhana. Menurutnya, pemerintah ingin menciptakan sistem layanan yang cepat, murah, dan ramah bagi para pelaku usaha.
“Tujuannya agar mudah, efektif, efisien, tidak berbelit-belit, dan dwelling time-nya itu kecil. Sehingga dengan demikian, tempat ini menjadi tempat yang murah untuk mengurus perkarantinaan dan ramah bagi para pengusaha,” ujar Karding.
Ia menjelaskan, berkurangnya dwelling time akan berdampak langsung terhadap efisiensi biaya logistik. Dengan proses yang lebih cepat, distribusi komoditas antar pulau maupun ekspor ke luar negeri diharapkan semakin lancar.
“Kalau prosesnya cepat, biaya logistik bisa ditekan. Ini tentu akan membantu para pelaku usaha dan memperkuat daya saing komoditas Indonesia,” tambahnya.
Is juga bilang tak hanya fokus pada percepatan layanan, instalasi di Puspa Agro juga dibangun dengan standar pengawasan internasional. Seluruh proses sertifikasi disebut telah memenuhi standar ketat, termasuk lembaga sertifikasi dan prosedur operasional pelayanan.
Karding juga memberikan apresiasi kepada Khofifah Indar Parawansa atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam penyediaan lahan strategis seluas lima hektare. Selain itu, pembangunan akses jalan menuju lokasi juga dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung operasional instalasi.
“Kami berterima kasih kepada Ibu Gubernur dan Pemprov Jatim yang memberikan dukungan luar biasa. Ini menjadi contoh sinergi pusat dan daerah dalam membangun layanan publik yang modern,” ungkapnya.
Ke depan, Instalasi Karantina Terpadu di Sidoarjo diproyeksikan menjadi percontohan nasional. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat arus perdagangan, meningkatkan daya saing komoditas Jawa Timur, sekaligus menjadi model pengembangan layanan karantina modern di berbagai daerah lain di Indonesia." Pungkasnya (yun/sud)
Artikel Terkait
Gubernur Jawa Timur Dampingi Abdul kadir Karding (Barantin) Resmikan Instalasi Karantina Terpadu Pertama Di Sidoarjo