NAWACITAPOST.COM — PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) menargetkan peningkatan jumlah nasabah sebesar 2 juta-3 juta per tahun.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menyatakan optimisme ini didasarkan pada pertumbuhan yang signifikan yang telah dicapai oleh BSI dalam menarik pelanggan baru. Saat ini, BSI berhasil menambah sekitar 200.000 hingga 240.000 nasabah baru setiap bulannya.
"Jadi kami di Bank Syariah Indonesia, rasanya optimistis dengan perkembangan dan ruang improve yang masih luar biasa jauh jangkauannya," ujar Anton, Rabu (28/2/2024).
Baca Juga: Ganjar Tegaskan Tidak Akan Masuk Kabinet Jika Kalah dalam Pilpres 2024
Anton juga menekankan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari langkah-langkah strategis yang telah dilakukan oleh BSI. Langkah-langkah tersebut antara lain perluasan literasi syariah, optimalisasi branding, dan penguatan sektor-sektor potensial yang mendorong bisnis BSI.
Sektor-sektor tersebut meliputi ekosistem halal (seperti haji dan umroh, ZISWAF, pesantren, pendidikan, kesehatan, kosmetik, dll), segmen retail, dan bisnis emas.
Anton juga menyebutkan bahwa selain produk, layanan juga merupakan faktor penting yang akan dikembangkan lebih lanjut. Menurutnya, ruang untuk meningkatkan kualitas layanan masih sangat luas. BSI berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan yang dapat memenuhi kebutuhan nasabah secara optimal.
Baca Juga: Rocky Gerung: Kecurangan Pemilu 2024 Harus Dibongkar dengan Hak Angket
Pertumbuhan nasabah BSI juga didukung oleh pengembangan produk-produk layanan yang lebih bervariasi. BSI saat ini fokus pada pendorong produk yang sudah ada agar lebih dikenal oleh masyarakat. Salah satu langkah nyata adalah masuknya BSI ke pasar modal syariah melalui pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN).
Selain itu, BSI juga tengah mendorong penggunaan instrumen wakaf melalui BSI Deposito Wakaf. Melalui kerjasama dengan Nazhir salah satu kampus, BSI memudahkan akses masyarakat untuk berwakaf melalui deposito. Hal ini merupakan bagian dari upaya BSI untuk memberikan nilai tambah tidak hanya dari segi keuangan, tetapi juga sosial dan spiritual.
Dengan berbagai upaya ini, BSI semakin optimis bahwa bank syariah akan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Anton Sukarna menyebutkan bahwa kedepannya, satu orang mungkin akan memiliki lebih dari 2-3 produk syariah yang dapat digunakan dalam aktivitas mereka sehari-hari.
Baca Juga: Alasan Jokowi Masukkan Program Makan Siang Gratis dalam APBN 2025
"Artinya, satu orang mungkin nanti akan memiliki lebih dari 2-3 produk syariah yang bisa dipakai dalam aktivitasnya," kata Anton.
Artikel Terkait
BSI Buka Pintu Lebar untuk Investor Syariah Melalui RDN Online
BSI Griya Simuda: Solusi Pembiayaan Rumah untuk Anak Muda dengan Cicilan Tetap hingga 30 Tahun
BSI Perkenalkan Platform Baru untuk Tingkatkan Transaksi Keuangan Syariah
BSI Tawarkan Solusi Mudah dan Efektif Sertifikasi Halal bagi UMKM
Permudah UKM Akses Pembiayaan Syariah, BSI Genjot Bisnis SME