Kamis, 4 Juni 2026

BSI Buka Pintu Lebar untuk Investor Syariah Melalui RDN Online

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 17 Januari 2024 | 15:14 WIB
BSI luncurkan pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) Online. (X)
BSI luncurkan pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) Online. (X)

NAWACITAPOST.COM - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) telah mengukuhkan komitmennya dalam mendukung perkembangan Pasar Modal Syariah di Indonesia dengan meluncurkan Pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) Online.

BSI, yang kini menjadi satu-satunya dan pertama kali menyelenggarakan pembukaan RDN secara online, menunjukkan kesiapannya berkontribusi dalam Pasar Keuangan Syariah.

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna mengatakan, kolaborasi dengan Perusahaan Sekuritas Anggota Bursa Sharia Online Trading System (AB SOTS) merupakan inisiatif BSI dalam meningkatkan literasi, inklusi, dan penetrasi keuangan syariah di tanah air.

Baca Juga: Panduan Berwisata ke De Djawatan: Lord of the Rings di Banyuwangi

"BSI saat ini menjadi Bank Syariah satu satunya dan Pertama yang menyelenggarakan pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) secara online," kata dia, Rabu (17/1/2024).

Anton menyatakan, BSI semakin mantap untuk ambil bagian di pasar keuangan syariah dan siap berkolaborasi bersama Perusahaan Sekuritas AB SOTS, yang saat ini berjumlah 18 perusahaan.

"Kami yakin bahwa kerja sama ini akan memperluas akses produk syariah di Pasar Modal, meningkatkan Product Holding Ratio (PHR) nasabah, dan mendukung pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI secara berkelanjutan," kata dia, Rabu (17/1/2024).

Baca Juga: 7 Tempat Camping Dekat Sungai di Bogor untuk Melepas Penat, Nomor Empat Bisa Main Arung Jeram

Peluncuran RDN Online merupakan langkah inovatif BSI untuk mempermudah pembukaan RDN Syariah, membuka peluang ekspansi produk investasi bagi para investor Pasar Modal. BSI telah menawarkan berbagai produk investasi, termasuk Reksadana, Bancassurance, Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), dan lainnya, sebagai bagian dari transformasi digital yang sedang dijalankan oleh bank tersebut.

Dalam upayanya mendukung perkembangan Pasar Modal Syariah, BSI telah menyusun peta jalan khusus untuk Ekosistem Investasi - Pasar Modal Syariah. BSI berencana untuk menjadi bank yang memiliki izin MPPPE (Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek), yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan market share Pasar Modal Syariah secara progresif.

Anton menyampaikan keyakinan bahwa kerja sama dengan Perusahaan Sekuritas AB SOTS akan menjadi solusi bagi para investor yang mencari produk syariah di Pasar Modal. BSI menargetkan dapat mengakuisisi dua kali lipat dari jumlah investor Syariah yang telah menjadi nasabah RDN BSI pada tahun 2024.

Baca Juga: Barugamuri Dachi: 10 Alasan Kuat Memilih Beesokhi Ndruru Jadi Anggota DPR RI, untuk Perubahan Positif di Dapil Sumut 2

Prestasi BSI pada tahun 2023, seperti pertumbuhan asset sebesar 10.94%, pembiayaan tumbuh 14.84%, dan Dana Pihak Ketiga meningkat sebesar 9.26% per September 2023, menjadi landasan kuat bagi visi BSI dalam memimpin dan mendorong perkembangan positif Pasar Modal Syariah di Indonesia.

Dengan dukungan kolaborasi dan integrasi dengan rekan-rekan dari Perusahaan Sekuritas, terutama Anggota Bursa Sharia Online Trading System (AB SOTS), BSI memasuki era baru dalam penguatan posisinya sebagai pelaku utama di sektor keuangan syariah.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini