Kamis, 4 Juni 2026

COSCO Sandar Perdana di Teluk Lamong, Perkuat Posisi Surabaya dalam Jaringan Logistik Global

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Kamis, 4 Juni 2026 | 22:33 WIB

NAWACITAPOST.COMTerminal Teluk Lamong kembali mencatat pencapaian penting dalam pengembangan layanan pelayaran internasional. Kedatangan perdana kapal peti kemas MV Cosco Haifa pada Rabu (3/6) menjadi penanda semakin kuatnya kepercayaan pelaku pelayaran global terhadap terminal yang berada di kawasan barat Surabaya tersebut.

Kapal milik COSCO Shipping Lines yang melayani rute North China–South East Asia Express Service itu membuka jalur konektivitas langsung antara sejumlah pelabuhan utama di Tiongkok dengan Indonesia. Kehadiran layanan baru ini sekaligus mempertegas peran Terminal Teluk Lamong sebagai salah satu simpul penting perdagangan internasional di Indonesia Timur.

MV Cosco Haifa yang berbendera Hong Kong tiba di Dermaga Internasional Terminal Teluk Lamong pada pukul 16.30 WIB. Kapal sepanjang 261 meter dengan kapasitas angkut mencapai 4.250 TEUs tersebut melakukan aktivitas bongkar muat sebanyak 1.142 TEUs selama kunjungan perdananya.

Masuknya layanan COSCO menjadi kabar positif bagi sektor logistik nasional. Selain menambah pilihan layanan pelayaran internasional, rute tersebut juga membuka akses yang lebih efisien bagi arus barang antara Indonesia dan Tiongkok yang selama ini menjadi salah satu mitra dagang terbesar Indonesia.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, mengatakan bahwa kedatangan MV Cosco Haifa merupakan bukti nyata meningkatnya kepercayaan perusahaan pelayaran internasional terhadap kualitas layanan yang dimiliki Terminal Teluk Lamong.

Menurutnya, keberhasilan menarik layanan dari perusahaan pelayaran kelas dunia tidak lepas dari berbagai upaya peningkatan yang dilakukan perusahaan, mulai dari optimalisasi operasional, peningkatan produktivitas bongkar muat hingga pengembangan kualitas pelayanan bagi pengguna jasa.

"Masuknya layanan COSCO merupakan langkah penting yang semakin memperkuat konektivitas perdagangan internasional melalui Terminal Teluk Lamong. Ini menunjukkan bahwa pelayaran global melihat terminal kami sebagai mitra yang mampu memberikan layanan yang andal dan efisien," ujarnya.

Kepercayaan tersebut tercermin dari pertumbuhan arus peti kemas internasional yang terus meningkat sepanjang tahun ini. Hingga Mei 2026, volume peti kemas internasional yang ditangani Terminal Teluk Lamong tercatat melonjak lebih dari 90 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin besarnya aktivitas perdagangan luar negeri yang memanfaatkan fasilitas Terminal Teluk Lamong sebagai pintu masuk maupun keluar barang dari kawasan Indonesia Timur.

Di sisi lain, COSCO Shipping Lines menilai Terminal Teluk Lamong memiliki sejumlah keunggulan yang mendukung kebutuhan operasional perusahaan pelayaran global. Mulai dari fasilitas terminal yang modern, produktivitas layanan yang tinggi hingga koordinasi operasional yang dinilai responsif.

Owner Representative COSCO Shipping Lines Surabaya, Yan Richard Ruiqiang, menyebut perkembangan yang ditunjukkan Terminal Teluk Lamong dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu faktor yang mendorong perusahaan untuk memperluas kerja sama.

Menurutnya, pasar saat ini membutuhkan kepastian layanan, efisiensi waktu serta konektivitas logistik yang kuat. Ketiga aspek tersebut dinilai mampu dipenuhi oleh Terminal Teluk Lamong.

Apresiasi juga datang dari Kapten MV Cosco Haifa, Yan Junming. Ia mengungkapkan bahwa proses pelayanan sejak kapal tiba hingga kegiatan bongkar muat berlangsung lancar dan sesuai harapan.

Dengan bertambahnya layanan internasional dari COSCO Shipping Lines, Terminal Teluk Lamong optimistis dapat terus memperluas jaringan pelayaran global yang terhubung dengan Surabaya.

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini