Jumat, 5 Juni 2026

Perayaan Natal Nasional 2025 Berdampak Nyata

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Minggu, 14 Desember 2025 | 17:12 WIB
Maruarar Sirait Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025 (Istimewa)
Maruarar Sirait Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025 (Istimewa)

Dalam rapat tersebut, masing-masing bidang kepanitiaan juga mempresentasikan program kerja yang sedang dan akan dijalankan, termasuk bidang kesehatan dan konsumsi.

Untuk menjamin kelancaran dan keamanan acara puncak, Tim Medis menyiapkan dua unit tenda kesehatan berukuran 6x4 meter, enam meja dan 24 kursi, enam unit handy talkie untuk komunikasi lapangan, serta 25 name tag bagi panitia yang bertugas.

Baca Juga: Koordinasi dan Sinergitas, Lapas Kelas IIB Panyabungan Dikunjungi Plt Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal

Rencana aksi sosial Natal Nasional juga mencakup wilayah Papua Pegunungan. James Riady memaparkan program yang meliputi paket Natal untuk anak dan guru, lampu tenaga surya, paket gizi, serta radio pendidikan bagi wilayah terpencil.

Program ini menyasar anak sekolah, guru pedalaman, komunitas, dan keluarga sekitar sekolah di sejumlah kabupaten, dengan total anggaran sekitar Rp1,53 miliar, termasuk biaya logistik ke wilayah pegunungan. Fokus utama program ini adalah dampak sosial dan pendidikan yang berkelanjutan.

Rapat tersebut turut dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka, yang menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk menerima dan menyalurkan bantuan dari Panitia Natal Nasional kepada masyarakat NTT.

Sebagai salah satu elemen simbolik perayaan, Natal Nasional 2025 juga akan menghadirkan Pohon Natal Buah berukuran monumental.

Baca Juga: Sebanyak 1000 Paket Sembako Dibagikan Panitia Natal Nasional Kepada Warga Dampak Erupsi Gunung Semeru

Pohon setinggi delapan meter dengan diameter bawah 3,5 meter ini akan menggunakan konstruksi besi dan baja ringan, serta dihiasi aneka buah lokal yang disusun menyerupai pohon Natal.

Maruarar Sirait menegaskan bahwa seluruh buah yang digunakan merupakan hasil pertanian lokal, seperti jeruk Medan, tanpa menggunakan produk impor, sebagai bentuk dukungan terhadap petani dalam negeri dan penegasan makna kesederhanaan yang membumi.

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini