NAWACITAPOST.COM - Kepala Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bambang Susantono, mengumumkan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mengalami progres yang melebihi target. Bambang mengungkapkan bahwa beberapa aspek pembangunan IKN telah melewati target yang ditetapkan, mengacu pada peraturan perundang-undangan dan Perpres yang menjadi dasar kerja OIKN.
"Itu sudah melebihi target-target yang sudah direncanakan," kata Bambang, Selasa (30/1/2024).
Pembangunan tahap pertama IKN, yang direncanakan selesai pada tahun 2045, telah mencapai progres keseluruhan sebesar 71,47%. Beberapa bagian yang telah selesai termasuk Istana Kepresidenan, lapangan upacara, Sumbu Kebangsaan fase 1, dan Bendungan Sepaku Semoi.
Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Menikmati Mie Instan? Ini Kata Pakar Gizi
Bambang Susantoro mengingatkan bahwa tahap pertama ini mencakup kontrak yang sudah dimulai sebelum tahun 2023 sebelum OIKN beroperasi.
Salah satu elemen menonjol dari IKN adalah Sumbu Kebangsaan, yang mencakup Memorial Park sebagai tempat penghargaan kepada pahlawan. Memorial Park ini akan menjadi lokasi bela sungkawa tamu diplomasi dan menampilkan patung Soekarno dan Hatta, serta api abadi yang melambangkan semangat Indonesia.
Investor swasta telah berkontribusi pada pembangunan IKN, termasuk 6 hotel bintang 5, 5 proyek perumahan, dan 8 pusat ritel dan logistik. OIKN juga memastikan adanya fasilitas pendidikan dengan pembangunan sekolah internasional, sekolah dasar, dan sekolah menengah kejuruan yang fokus pada kemampuan digital kreatif, fashion, dan kuliner.
Baca Juga: Jelajah Banda Neira: Ganjar Pranowo Temukan Makna Sejarah Indonesia
"Kalau ada yang mau investasi terutama bintang 3 ke bawah. Kita lagi butuh," kata Bambang.
Di bidang kesehatan, OIKN bekerja sama dengan rumah sakit swasta dan Rumah Sakit Kesehatan dari Kementerian Kesehatan untuk menyediakan pelayanan kesehatan bagi penduduk IKN.
Selain itu, area hijau dan proyek-proyek hijau seperti miniatur hutan hujan tropis dan green pesantren telah menjadi bagian dari upaya menjadikan IKN sebagai kota yang hijau dan cerdas.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Terharu Didoakan Warga Banda Neira Jadi Presiden ke-8 RI
Bambang menegaskan bahwa dari total luas 252 ribu hektar IKN, hanya 25 persen yang akan dibangun, sedangkan 60 persen akan dijadikan area hutan kembali. Banyak masyarakat juga telah menunjukkan minat dalam berbagai kegiatan hijau di IKN, seiring dengan konsep kota yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
Mewah dan Eksklusif: Bakal Ada Pacuan Kuda di IKN
Gawat! Sibuk Jualan IKN, Jokowi Akui Masih Belum Laku
Ganjar Pranowo: Pembangunan IKN Tetap Berlanjut Jika Menang Pilpres 2024
Anies-Cak Imin Ingin Stop Pembangunan IKN, Alihkan Anggaran untuk 14 Kota di Luar Jawa
Rekrutmen CPNS 2024: Fokus Fresh Graduate untuk Daerah dan IKN