Menurutnya, bukan saja aparat penegak hukum, tetapi bangsa ini butuh keberanian untuk mengakui kesalahan dan memperbaikinya.
Menutup komentarnya, Pdt. Manuputty mengajak untuk membangun bangsa ini bukan dengan represi, tetapi refleksi. Bukan dengan ketakutan, tetapi dengan keberanian untuk berubah.
“Suara rakyat bukan untuk dibungkam, tetapi untuk didengar, dipahami, dan dijadikan arah,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Pengajian Jumat di Masjid Al-Ikhlas Lapas Padangsidimpuan, Pegawai dan Warga Binaan Bersama-Sama Menyucikan Hati
Kebersamaan dalam Iman, Pegawai dan Warga Binaan Kristen Lapas Padangsidimpuan Gelar Ibadah Bersama di Gereja Lapas
Cak Yebe: Tragedi Pengamen di Kali Jagir Jadi Alarm Keras untuk Pemkot Surabaya
Wujudkan Pemasyarakatan Hijau, Lapas Kelas III Kotanopan Hadiri Zoom Meeting Arahan Dirjenpas
Rutan Rantau Ikuti Pengarahan Dirjen Pemasyarakatan Secara Virtual