Minggu, 19 Juli 2026

Pengajian Jumat di Masjid Al-Ikhlas Lapas Padangsidimpuan, Pegawai dan Warga Binaan Bersama-Sama Menyucikan Hati

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 16:50 WIB
Pegawai, WBP dan DWP Lapas Padangsidimpuan Saat Kegiatan Pengajian
Pegawai, WBP dan DWP Lapas Padangsidimpuan Saat Kegiatan Pengajian

NAWACITAPOST.COM - Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan kembali menggelar kegiatan rutin keagamaan berupa pengajian Jumat, yang dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas, Jumat (29/08/2025).

Berbeda dari biasanya, pengajian kali ini terasa lebih istimewa karena diikuti oleh tiga unsur sekaligus : pegawai Lapas, warga binaan, serta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas.

Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara unsur pembina dan yang dibina dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan Lapas.

Baca Juga: Promeg 96 Jatim: Demo Cak Sholeh Bukan untuk Ditolak, Tapi Didukung

Acara ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz H. Hasan Tanjung, LC, yang mengangkat tema “Kekhusuyukan Dalam Beribadah”.

Dalam ceramahnya, Ustadz mengingatkan pentingnya terutama salat, sebagai bentuk komunikasi hati dengan Allah SWT.

“Dalam kekhusyukan ibadah terdapat ketenangan jiwa dan jalan menuju perbaikan diri. Ibadah bukan hanya rutinitas, tetapi sarana pembinaan batin yang sangat penting, apalagi bagi kita semua yang sedang menjalani proses hidup dalam keterbatasan,” ujar Penceramah.

Baca Juga: Tingkatkan Sinergi, Kalapas dan Kabapas Muara Teweh Lakukan Koordinasi Dengan Ketua Pengadilan Negeri

Kalapas Padangsidimpuan, Mathrios Zulhidayat dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif seluruh elemen, termasuk Dharma Wanita, dalam kegiatan ini.

“Kebersamaan dalam majelis ilmu seperti ini memperkuat semangat pembinaan. Kekhusyukan dalam ibadah bukan hanya untuk warga binaan, tapi juga bagi kita semua yang terus berproses memperbaiki diri,” ucapnya

Kehadiran anggota Dharma Wanita menambah kehangatan suasana, sekaligus menjadi bentuk dukungan moril terhadap program pembinaan keagamaan di Lapas. Selain mendengarkan tausiyah, mereka juga ikut dalam doa bersama yang mengakhiri kegiatan.

Baca Juga: Penyamaan Persepsi, Bapas Muara Teweh Koordinasi dan Penjajakan Kerja Sama dengan Pengadilan Negeri Muara Teweh

Diharapkan melalui pengajian seperti ini, nilai-nilai spiritual dapat tumbuh subur di lingkungan Lapas, menjadi bekal bagi warga binaan untuk menjalani masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

(Humas Lapasid)

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini