NAWACITAPOST.COM - Mahfud Md, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, menegaskan komitmennya untuk menjaga independensi dan tidak menjadi "boneka" yang dikendalikan oleh ketua umum partai pengusungnya.
Pernyataan Mahfud Md tersebut muncul dalam sebuah dialog di Bandar Lampung, Lampung, yang bertajuk 'Tabrak Prof', di mana seorang mahasiswa mengajukan pertanyaan kritis terkait sikap Mahfud terhadap partai pengusungnya.
Mahfud Md langsung merespons pertanyaan tersebut dengan menyampaikan bahwa kesepakatannya dengan partai pengusung adalah tidak ada yang saling menugaskan. Namun, dia menekankan bahwa kesepakatan tersebut bertujuan untuk menegakkan hukum dan konstitusi sesuai dengan proporsi masing-masing.
Baca Juga: Indonesia Berencana Larang Penjualan Layanan Internet di Bawah 100 Mbps
"Kesepakatannya itu menegakkan hukum dan konstitusi sesuai dengan proporsinya masing-masing," jawab Mahfud, dikutip Jumat (26/1/2024).
Menurut Mahfud, tugas partai politik adalah menegakkan hukum dan konstitusi dengan mengirimkan wakil-wakilnya ke DPR untuk menjalankan fungsi legislatif dan ke pemerintahan untuk tugas bersama menegakkan konstitusi.
Dia menegaskan bahwa prinsipnya adalah menegakkan konstitusi, dan tidak ada yang bisa mendikte dirinya dalam hal tersebut.
Baca Juga: Tampil Berani! LE SSERAFIM Bagikan Trailer Untuk Mini Album Ketiga 'EASY'
"Jadi apapun, prosedurnya, kalau prinsipnya udah sama untuk menegakkan konstitusi tidak ada yang bisa mendikte Mahfud Md, tidak ada," tegasnya.
Selain itu, Mahfud Md juga menegaskan bahwa dia akan tetap menjadi 'pendekar hukum' meskipun terpilih sebagai Wakil Presiden.
Dalam acara yang sama, dia menanggapi pertanyaan mengenai tradisi 'balas budi' dengan menyatakan bahwa seorang pemimpin harus berani dikritik dan mengkritik. Mahfud menekankan bahwa pemimpin tidak boleh menyembunyikan informasi yang seharusnya diketahui oleh publik.
Baca Juga: IU Duduki Puncak Tangga Lagu iTunes Lewat Single Terbarunya 'Love Wins All'!
"Oiya saya akan tetap menjadi pendekar hukum. Karena justru saya diangkat oleh koalisi untuk menjadi cawapres itu tugasnya penegakan hukum," kata Mahfud.
Mahfud Md menekankan komitmennya terhadap penegakan hukum dan independensinya dalam menjalankan tugasnya sebagai Wakil Presiden jika terpilih. "Oleh sebab itu saya nggak mau mengorbankan reputasi saya yang panjang di bidang penegakan hukum hanya karena menjadi wapres 5 tahun," imbuh Mahfud.
Artikel Terkait
Mahfud MD Siap Mundur dari Menko Polhukam, Jadi Teladan bagi Prabowo dan Gibran
Rencana Mundur Mahfud MD dari Menkopolhukam, Airlangga Bilang Ini!
Dukung Rencana Mahfud MD Mundur, FX Rudy: Fokus pada Pilpres 2024!
Mahfud MD Blak-blakan Rencana Mundur, Jokowi: Saya Sangat Menghargai Haknya
Misteri Pertemuan Ganjar-Mahfud di KWI: Bagian dari Rencana Tuhan