NAWACITAPOST.COM - Pasca-pembacaan surat gembala, Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Anton Subianto memberikan cerita menarik terkait kunjungan pasangan calon presiden dan wakil presiden 2024 ke kantor KWI.
Dalam penuturan Mgr Anton Subianto, semua calon presiden dan wakil presiden telah menyatakan keinginan untuk bertemu dengan para uskup di KWI.
Mgr Anton menuturkan, Ganjar Pranowo dan Mahfud Md merupakan pasangan calon yang pertama kali datang menemui KWI. Kedatangan mereka yang sangat tepat waktu, yakni pada 15 November 20223, pukul 16.00 WIB.
"Para uskup baru selesai bersidang. Jadi Ganjar-Mahfud bisa berfoto dengan banyak uskup," kata Mgr Anton, Kamis (25/1/2023).
Antusiasme dari Ganjar Mahfud tampaknya menciptakan kesan positif di antara para uskup.
Berbeda dengan Ganjar Mahfud, tim pasangan Prabowo-Gibran mengalami beberapa kendala dalam merencanakan pertemuan dengan KWI. Mgr Anton menyampaikan bahwa berulang kali diundur dengan alasan kesibukan Prabowo dan Gibran yang memiliki banyak acara.
"Sampai saat ini, pertemuan tersebut belum terlaksana," tutur Mgr Anton.
Sementara, paslon no 3, Anis-Muhaimin, juga menyampaikan keinginan untuk bertemu dengan KWI. Namun, sayangnya, kunjungan mereka tidak berada pada waktu yang tepat. Meskipun tetap direncanakan untuk bertemu, Bapa Kardinal sudah keburu pergi karena ada acara lain.
Pertanyaan yang muncul adalah mengapa hanya pasangan calon nomor 3 yang berhasil bertemu secara lengkap dengan uskup di KWI, sementara tim sukses semua paslon telah membuat janji. Mgr. Anton Subianto menyampaikan dalam kalimat terakhir sambutannya, "Bisa jadi ini karena Tuhan yang membuatkan janji."
Pernyataan Mgr Anton memberikan sudut pandang spiritual terhadap situasi ini. Relevansi dengan pemilihan 2024 dan momen janji yang seolah diatur oleh Tuhan menjadi catatan menarik dalam dinamika politik nasional.
Artikel Terkait
Peta Tempur Capres di Jawa Tengah, Ganjar Unggul Lawan Prabowo!
Ganjar Sarankan Mahfud MD Mundur dari Menko Polhukam demi Hindari Konflik Kepentingan
Ganjar-Mahfud Bakal Stop Food Estate, Gantikan dengan Program Ekosistem Pangan Terpadu
Dukung Ganjar-Mahfud, Ratusan Advokat Jatim Bersatu dalam Tim Pembela Rakyat
TPM Ganjar-Mahfud Merumput di Kabupaten Tangerang: Mempererat Koneksi dengan Anak Muda