NAWACITAPOST.COM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah memperbarui laporan dana kampanye mereka untuk Pemilu 2024 setelah sebelumnya menuai kontroversi.
Awalnya, PSI melaporkan pengeluaran dana kampanye sebesar Rp180 ribu, sebuah angka yang terasa tak masuk akal mengingat intensitas kampanye yang tinggi yang mereka lakukan.
Kritik dan perbincangan pun mencuat di media sosial, memaksa PSI untuk melakukan koreksi. Setelah diperbarui, laporan pengeluaran dana kampanye PSI mencapai angka yang lebih masuk akal, yakni Rp24 miliar.
Baca Juga: Waspada! Jawa Barat Paling Banyak Alami Bencana Alam dalam 3 Tahun Terakhir
Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerima pembaruan tersebut, dan laporan awal dana kampanye (LADK) yang dirilis pada 14 Januari 2024 menunjukkan bahwa PSI telah mengeluarkan dana sebesar Rp24.130.721.406.
Meskipun kini angka tersebut lebih sesuai dengan skala kampanye yang mereka lakukan, perubahan ini tetap menjadi sorotan. PSI mencatat, penerimaan dana kampanye yang diperoleh mencapai Rp33.055.522.406.
Sementara itu, KPU mencatat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menempati posisi teratas sebagai partai dengan pengeluaran terbesar. PDI-P mengeluarkan dana sebesar Rp115 miliar untuk mendukung kampanye Ganjar Pranowo-Mahfud Md.
Baca Juga: 5 Spot Terbaik untuk Melihat Lumba-lumba, Nomor Dua dan Tiga Tak Jauh dari Jakarta
Pemilu 2024, sementara pemasukan yang mereka terima mencapai Rp183 miliar. Partai yang mendukung Ganjar Pranowo ini menjadi sorotan, menunjukkan besarnya dukungan finansial yang diterima.
Artikel Terkait
Terkuak, MK Tolak Gugatan Batasan Usia Capres-Cawapres yang Dilayangkan PSI. Alasannya Begini
Ade Armando Ditegur Keras, Kaesang Pangarep: PSI Taat Pada Konstitusi Terkait Daerah Istimewa Yogyakarta
Kaesang Pangarep Tegaskan Ketaatan PSI pada Konstitusi Terkait DIY, Ade Armando Dipersilahkan Keluar
Emrus Sihombing Kritik Alat Peraga Kampanye PSI, Gambar Mirip Presiden Ancam Netralitas
Survei Puspoll: Pemilih PSI Lebih Banyak Dukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD