Baca Juga: Waspada! Warga Nias Dijadikan Target Pernikahan Gelap oleh WNA
Amerika Serikat tetap menjadi negara dengan jumlah perusahaan terbanyak, yaitu 612, meskipun jumlah ini menurun dibandingkan tahun lalu. China menyusul dengan 317 perusahaan, termasuk yang berbasis di Hong Kong, diikuti Jepang (180), India (70), dan Inggris (68).
Nama-nama baru juga turut masuk dalam daftar, antara lain Smithfield Foods, CoreWeave, dan SiriusXM. Pendatang baru dengan peringkat tertinggi adalah Smurfit Westrock di posisi 855, hasil merger antara Smurfit Kappa dan Westrock pada tahun 2024.
Artikel Terkait
Kalapas Padangsidimpuan dan Jajaran Sambut Kunjungan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan
Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) Gelar E-Football Championship 2025
Penyuluhan Kulit Sehat, FK UWKS Kenalkan Masker Organik di Dukuh Kupang
LHKP PDM Surabaya: Tertibkan Jukir Liar, Tapi Jangan Abaikan Nasib Rakyat
Zulmansyah: Hendry Sudah Dipecat, Kongres Persatuan Harus Dipercepat