"Jangan diketawain dong, saya kan Nahdlatul Umaro?" kata dia.
Sementara itu, dalam konteks hari ini, warganet menyoroti tingkah laku Pemimpin Pondok Pesantren Ora Aji, Yogyakarta, Miftah Maulana Habiburrahman atau yang dikenal sebagai Gus Miftah.
Video yang beredar menampilkan Gus Miftah membagikan uang secara langsung kepada jamaah, bahkan dengan cara melemparkannya.
Gus Miftah diketahui, merupakan pendukung pasangan calon presiden (capres) - calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Hal itu nampak dari kehadirannya saat deklarasi pasangan Prabowo-Gibran, Senayan, Jakarta.
Baca Juga: Emrus Sihombing Kritik Alat Peraga Kampanye PSI, Gambar Mirip Presiden Ancam Netralitas
Selain itu, warganet juga menyoroti internal NU yang belakangan ini melakukan rotasi jabatan, terutama di wilayah Jawa Timur. Salah satunya yang dipecat adalah Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar.
"Kelemahan NU hanya 2 uang dan kekuasaan #NahdlatulUmaro," tulis @meditegal
"Calon Wakil Presiden Nomor urut 1 @cakimiNOW berpesan Tetaplah menjadi NU tapi jangan menjadi Nahdlatul Umaro," tulis @qorymary.
Artikel Terkait
Menag Sebut NU Hadir untuk Melayani Seluruh Warga
PKB Sebut Mahfud Md NU Bawaan Gus Dur
Soal Pengetatan Syarat Istitha'ah Haji, Ini Pandangan Tokoh Muhammadiyah dan NU
Prof. Rizal Ramli Tutup Usia, Savic Ali: Beliau Memiliki Kedekatan dengan NU
Kontroversi Gus Miftah, Bagi-bagi Uang Dinilai Rusak Wibawa NU