NAWACITAPOST.COM - Nahdlatul Ulama, merupakan kepanjangan dari NU. Sebagaimana diketahui, NU berdiri pada 31 Januari 1926, dengan menggunakan nama Arab, yang artinya Kebangkitan Ulama.
Namun, belakangan NU diplesetkan menjadi Nahdlatul Umaro. Bahkan, plesetan ini trending topic di platform media sosial X.
Lalu apa artinya Nahdlatul Umaro?
Hamzah Sahal dalam tulisannya menjelaskan, Nahdlatul Umaro artinya kebangkitan pemerintah.
Baca Juga: Jadwal dan Tema Debat Capres 2024 Ketiga
Plesetan ini dilontarkan baik dari kalangan internal, maupun eksternal NU.
Plesetan ini dimaksudkan untuk mengkritik orang NU yang terlalu dekat dan menempel pemerintah untuk mendapatkan 'kue' kekuasaan.
"NU begini, singkatannya bukan Nahdlatul Ulama, bukan kebangkitan ulama, melainkan Nahdlatul Umaro, kebangkitan pemerintah," katanya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Wiyogo Atmadarminto pernah mengaku dirinya sebagai Nahdlatul Umaro.
Baca Juga: Tingkatkan Produksi Beras, Jokowi: Petani Bisa Gunakan KTP untuk Beli Pupuk
Hal itu disampaikan dalam rapat akbar dalam rangka memperingati hari lahir NU ke-68. Kala itu, dilaksanakan pada 1 Maret 1992, di Parkir Timur Senayan, Jakarta.
Wiyogo yang ketahuan salah melafalkan sebuah hadits, langsung menjadi bahan tertawaan para hadirin.
Sadar tidak bisa mengaji dan menjadi bahan tertawaan, Wiyogo langsung mengakui bahwa dirinya bagian dari Nahdlatul Umaro.
Baca Juga: Jadwal Terbaru Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun Tegalluar ke Halim, Ada 20 Perjalan Setiap Hari
Artikel Terkait
Menag Sebut NU Hadir untuk Melayani Seluruh Warga
PKB Sebut Mahfud Md NU Bawaan Gus Dur
Soal Pengetatan Syarat Istitha'ah Haji, Ini Pandangan Tokoh Muhammadiyah dan NU
Prof. Rizal Ramli Tutup Usia, Savic Ali: Beliau Memiliki Kedekatan dengan NU
Kontroversi Gus Miftah, Bagi-bagi Uang Dinilai Rusak Wibawa NU